Daftar Harga BBM Terbaru 9 Agustus 2026, Pertamax Turun
Harga BBM 9 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun jadi Rp15.950 per liter, sementara sejumlah BBM diesel justru naik
Program 21 Hari Gosok Gigi (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja)
Salah satunya adalah dengan menjelaskan tata cara menggosok gigi yang baik dan benar melalui pantomim
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Klinik Asih Sesama yang merupakan bagian dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Humanity Fisrt Indonesia mengadakan penyuluhan kesehatan gigi sepanjang 2017 dalam acara bertajuk 1.000 Senyum Sehat demi peningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Kepala Program Humanity Fisrt Indonesia, Anton Baskoro mengatakan anak-anak masih memiliki kesadaran yang rendah mengenai kesehatan gigi dan cara menggosok gigi dengan baik. Karena itu, lembaganya bersama dengan Klinik Asih Sasama mengadakan dental project bertajuk 1.000 Senyum Sehat dengan target 1.000 pelajar sekolah dasar.
“Khusus menyasar pelajar kelas satu sampai tiga di lingkungan Kecamatan Saptosari,” ungkapnya, Sabtu (9/4). Dalam kegiatan yang akan berjalan rutin di sepanjang 2017 ini, akan mengajak anak-anak menyadari pentingnya kesehatan gigi melalui berbagi cara yang menarik. Salah satunya adalah dengan menjelaskan tata cara menggosok gigi yang baik dan benar melalui pantomim. (ias)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga BBM 9 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun jadi Rp15.950 per liter, sementara sejumlah BBM diesel justru naik
BGN meminta guru mengedukasi siswa agar MBG dikonsumsi sesuai ketentuan dan tidak dibawa pulang karena berisiko memicu keracunan.
IHSG ditutup turun 1,53% ke 6.267,88. Pasar menanti hasil tinjauan MSCI Agustus yang diumumkan 12 Agustus 2026.
Belanja pegawai Kulonprogo masih di atas 30% APBD. DPRD mendorong efisiensi birokrasi dan penguatan PAD tanpa mengurangi layanan publik.
Progres Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman mencapai 88 persen. Proyek dikebut agar bisa difungsionalkan saat Nataru.
Sultan Brunei Hassanal Bolkiah mencabut gelar menantunya, Raabi'atul Adawiyyah. Keputusan berlaku segera tanpa pengumuman perceraian.