IPK di Bawah 3, Mahasiswa Penerima Beasiswa Sukoharjo Terancam Gugur
Dua penerima beasiswa Sukoharjo terancam gugur karena IPK rendah. Pemkab longgarkan syarat seleksi 2026.
Khitanan massal yang digelar PPNI diminati masyarakat
Harianjogja.com, SLEMAN- Sebanyak 45 anak mengikuti khitanan masal yang diadakan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Sleman bekerjasama dengan Pemkab Sleman, Sabtu (8/4/2017) di RSUD Sleman.
Acara tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT PPNI ke-43 dan HUT Kabupaten Sleman ke-101.
Arif Pramana selaku perwakilan panitia peringatan HUT 101 Pemkab Sleman menyampaikan, khitanan masal dan donor darah tersebut bagian dari pengabdian masyarakat.
“Tema peringatan HUT Pemkab Sleman ke-101 adalah mewujudkan masyarakat Sleman yang berdaya saing dan berbudaya. Mudah-mudahan melalui program ini bisa mewujudkan generasi sehat karena khitan merupakan syariat dan donor darah berfungsi meregenerasi sel darah," kata Arif melalui rilisnya, Minggu (9/4/2017).
Ketua Panitia HUT PPNI Sleman Hary Prasetyo menyampaikan, awalnya target peserta hanya 43 saja sesuai usia PPNI. Namun karena antusias masyarakat yang tinggi, panitia menambah kuota peserta menjadi 45 orang. Peserta tidak hanya dari Sleman namun juga dari luar kota seperti Magelang dan Purworejo.
"Selain khitanan masal, kami juga melakukan bhakti sosial donor darah dihari yang sama dengan total partisipan pendonor sebanyak 53 orang," katanya.
Sementara itu Direktur RSUD Sleman Joko Hastaryo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan sinergitas antara Pemkab dengan PPNI untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Ketersediaan darah, kata Joko, RSUD selalu berkoordinasi dengan PMI dan rumah sakit lainnya untuk memenuhi kebutuhan darah pasien.
“Kami memiliki bank darah sendiri, namun kami juga bekerjasama dengan PMI dan rumah sakit lain untuk memenuhi ketersediaan darah bagi pasien," kata Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua penerima beasiswa Sukoharjo terancam gugur karena IPK rendah. Pemkab longgarkan syarat seleksi 2026.
Kemnaker menegaskan komitmen menindaklanjuti laporan PHK, perlindungan pekerja, hingga K3 demi hubungan industrial yang adil dan kondusif.
Bank Mandiri Taspen melalui program Glow and Grow dorong pensiunan tetap aktif, sehat, dan produktif lewat edukasi dan pemberdayaan lansia.
Bapanas mencatat penyaluran bantuan pangan beras dan Minyakita telah mencapai 55,37% dari target 33,2 juta KPM hingga Juni 2026.
Pemkab Kulonprogo evaluasi dampak embarkasi haji yang dinilai belum optimal bagi UMKM dan hotel. Okupansi masih stagnan 25%.
Qodari dorong ANTARA perkuat jurnalisme data, transformasi digital, dan jaringan daerah agar tetap relevan di era media digital 2026.