Duta Besar Indonesia untuk Sofia, Bulgaria, Sri Astari Rasjid (kanan) bersama beberapa wartawan asing menari tradisional mengikuti instruktur tari di Pendapa Agung Kedaton Ambarrukmo, Minggu (9/4/2017). (Holy Kartika N.S/JIBI/Harian Jogja)
Wisata Jogja dipromosikan sampai ke luar negeri
Harianjogja.com, SLEMAN-Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Sofia, Bulgaria mengajak sejumlah media asing untuk menikmati budaya Jogja di Royal Ambarrukmo Yogyakarta (RAY) Hotel, Minggu (9/4/2017).
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mengenalkan pariwisata Indonesia di negara-negara Eropa.
"Kegiatan ini merupakan agenda rutin dari KBRI Sofia yang diselenggarakan setiap tahunnya. Kebetulan kali ini ke Jogja, kami mengajak lima orang perwakilan media dari Romania dan Bulgaria," ujar Duta Besar Indonesia untuk Sofia, Bulgaria, Sri Astari Rasjid.
Astari mengaku kagum dan tertarik dengan nilai-nilai tradisi yang masih dilestarikan di kota ini, terutama di lingkungan perhotelan. Royal Ambarrukmo Yogyakarta, menurut dia, tidak sekadar menawarkan pelayanan menginap. Akan tetapi juga menawarkan berbagai tradisi dan budaya yang telah berkembang sejak lama di kawasan pesanggrahan Kraton Jogja yang didirikan di masa Sultan HB VII.
"Area ini tidak hanya hotel, tetapi juga memiliki akar tradisi yang tersimpan dan masih dilestarikan dengan baik. Sangat menarik karena di dalam hotel ini bisa menikmati perawatan tubuh tradisional, menaiki andong, ada jemparingan hingga aktivitas menari," ungkap Astari.
Menurut Astari, kegiatan ini dapat memberikan pengalaman menarik bagi tamu, terutama wisatawan mancanegara. Dia berharap para media asing yang dibawanya dari Bulgaria dan Romania, nantinya dapat mengkomunikasikan tentang kekayaan budaya dan potensi pariwisata Jogja ke masyarakat Eropa dalam festival pariwisata di sana.
"Memang secara waktu [kunjungan] di Jogja sangat singkat hanya dua hari. Tetapi kami berharap potensi budaya ini nantinya dapat diperkenalkan ke Eropa melalui siaran di berbagai media di sana," jelas Astari.
Sementara itu, Marketing Communications Manager Royal Ambarrukmo Yogyakarta (RAY) Hotel Khairul Anwar menambahkan para rombongan dari KBRI Sofia ini melakukan sejumlah kegiatan sejak pagi. Di antaranya jemparingan, yakni olah raga panahan tradisional, serta kegiatan menari Jawa di Pendapa Agung Kedaton Ambarrukmo.
"Karakter budaya yang kuat dan melekat pada Royal Ambarrukmo Yogyakarta seperti Jemparingan, prosesi Patehan dan tradisi makan Jodhang ala Raja, kami tonjolkan untuk di ekspos lebih oleh kelima rekan media dari Bulgaria dan Rumania. Harapannya, kepopuleran Jogja tidak hanya terhenti pada Candi Borobudur dan Candi Prambanan saja," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tags: