JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto
Sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia mengimplementasikan dan menerapkan teknologi dalam bidang energi baru terbarukan dengan mengikuti Kompetisi Kincir Angin Indonesia (KKAI) yang digelar di Pantai Baru, Bantul, DI. Yogyakarta, Selasa (16/09/2014). Kegiatan KKAI diselenggarakan oleh DITLITABMAS KEMDIKBUD bekerjasama dengan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dan BAPPEDA Kabupaten Bantul itu memperlombakan seberapa besar energi listrik yang dihasilk
Energi alternatif, peralatan PLTH di Bantul mengalami kerusakan.
Harianjogja.com, BANTUL -- Banyak peralatan di Pembangkit Listrik Tenaga Hibrid (PLTH) Bayu Baru Pandansimo yang tak berfungsi dengan baik sehingga tak dapat beroperasi optimal. Padahal listrik yang dihasilkan oleh PLTH Bayu Baru dimanfaatkan untuk penerangan seluruh warung kuliner di Pantai Baru Pandansimo, penerangan jalan, dan memompa air tanah untuk kebutuhan warung.
Salah satu teknisi PLTH Bayu Baru, Bima mengatakan hal tersebut disebabkan oleh tempat penyimpanan atau baterai yang kurang memadai. Sehingga terjadi over capacity pada baterai, tenaga yang dihasilkan dari panel surya, kincir, dan biogas tak mampu ditampung.
Masalah lainnya adalah satu dari tiga lemari pendingin yang rusak padahal baru satu minggu digunakan. Sehingga, PLTH tidak bisa memenuhi kebutuhan es kristal untuk warung kuliner dan pengawetan ikan. Hal tersebut disebabkan lemari pendingin tersebut merupakan produk pertama yang masih belum sempurna.
"Baru seminggu beroperasi tapi sudah rusak. Kami service tiga kali tapi belum bisa juga. Ini sedang kami ajukan garansinya ke perusahaan," ujar dia pada Sabtu (15/4/2017).
Converter yang digunakan untuk memindah energi dari solar cell ke dalam baterai juga mengalami kerusakan karena korosi cuaca laut. "Barang elektronik terkena cuaca laut begini kan mudah korosi, jadi komponen-komponennya banyak yang rusak," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tags: