PERUMAHAN BANTUL : Kecamatan Diusulkan Punya Wewenang Awasi Zona Hijau

Arief Junianto
Arief Junianto Selasa, 18 April 2017 10:22 WIB
PERUMAHAN BANTUL : Kecamatan Diusulkan Punya Wewenang Awasi Zona Hijau

Ilustrasi Espos/Burhan Aris Nugraha ALIH FUNGSI LAHAN--Pekerja menyelesaikan proyek perumahan yang dibangun di area persawahan produktif di Donohudan, Boyolali, Selasa (7/6). Pengalihfungsian lahan pertanian produktif di Provinsi Jateng setiap tahun mencapai luasan 2.000-2.500 hektare. SOLOPOS 08 JUN 2011 HAL 5 EKBIS

Perumahan Bantul dilarang berdiri di zona hijau

Harianjogja.com, BANTUL--Setelah dipastikan melanggar zona hijau, izin prinsip proyek pembangunan perumahan di kawasan Bulak Bintaran Dusun Bintaran Desa Jambidan, Banguntapan dipastikan ditolak Pemkab Bantul.

Baca Juga : http://m.solopos.com/2017/04/18/perumahan-bantul-pemkab-tolak-4-pemohon-izin-prinsip-perumahan-810402">PERUMAHAN BANTUL : Pemkab Tolak 4 Pemohon Izin Prinsip Perumahan

Terkait hal itu, Camat Banguntapan Jazim Aziz saat dikonfirmasi sebelumnya, sempat mengaku belum tahu persis terkait detail tata ruang Kecamatan Banguntapan. Selain lantaran dirinya baru menjabat sebagai camat awal tahun ini, ia pun mengakui hingga kini pihak kecamatan belum menerima peta detail terkait lahan hijau tersebut.

Oleh karena itulah, ia berharap Pemkab Bantul nantinya memberikan kewenangan kepada pihak kecamatan untuk turut membantu dalam pengawasan dan pengendalian lahan hijau tersebut.

“Karena bagaimanapun, Pemkab Bantul tak akan bisa tahu persis apa yang terjadi di desa kan,” katanya.

Seperti diberitakan, sebuah proyek perumahan rencanannya memang akan dibangun di Dusun Bintaran, Desa Jambidan, Banguntapan. Proses pembebasan lahannya sendiri sudah dilakukan sejak pertengahan 2016 lalu dengan diawali oleh proses sosialisasi dan transaksi jual beli antara pihak pengembang dan pemilik lahan. Lantaran izin prinsip tak diamini oleh Pemkab Bantul, pihak pelaksana proyek pun tak melanjutkan pengerjaannya. Sedangkan lahan persawahan milik 14 KK itu kini sudah terlanjur teruruk.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis