DPR Desak Guru PPPK Penuh Waktu, Gaji Minimal Diusulkan Rp7 Juta
DPR mendesak pemerintah mengangkat seluruh guru PPPK menjadi penuh waktu serta mengusulkan gaji minimal Rp7 juta per bulan.
Para siswa SMA Bopkri 2 Jogja saat melakukan parade busana nusantara di Hotel Grand Tjokro, Kamis (20/4/2017) sore. (Arif Wahyudi/JIBI/Harian Jogja)
Hari Kartini 2017 dimaknai SMA Bopkri 2 dengan menggelar Pesta Budaya Nusantara
Harianjogja.com, JOGJA - Parade budaya Nusantara menjadi suguhan yang diberikan para siswa SMA Bopkri 2 Jogja untuk memaknai peringatan Hari Kartini yang digelar di Hotel Grand Tjokro, Kamis (20/4) sore. Dalam kegiatan itu, para siswa menampilkan beragam kreasi seni dan busana dari sejumlah wilayah di Tanah Air. Acara yang dikemas dengan konsep Boda Warehouse Project (BWP) #4 itu pun berlangsung semarak dan memikat ratusan siswa.
Kepala SMA Boda Sri Sulastri mengungkapkan, konsep parade budaya Nusantara menjadi ciri khas yang dimiliki sekolahnya. Menurut dia, bisa dikatakan SMA Boda merupakan perwujudan Indonesia mini yang berada di Kota Jogja. Pasalnya para siswa yang bersekolah di SMA Boda berasal dari wilayah di seluruh Indonesia.
"Ada yang dari Jawa, Sumatra, Sulawesi, Kalimantan dan wilayah lainnya. Kami ingin menampilkan keragaman itu sebauah keindahan. Dari SMA Boda kami ingin ajarkan hidup bersama-sama dalam prulalisme agar kebhinekaannya terjaga dan terbangun," ujar Sulastri di sela-sela berlangsungnya acara.
Lebih lanjut dia menjelaskan, ada momentum lain yang dilaksanakan dalam even bersamaan itu. Selain peringatan Hari Kartini, pihak sekolah sekaligus melaksanakan acara tutup tahun bagi para kelas XII yang baru saja melaksanakan ujian nasional.
Sulastri berharap para siwanya juga bisa mengambil teladan bijak sebagaimana yang pernah dilakukan RA. Kartini di zamannya. Menurut Sulastri, sosok Kartini tidak hanya perempuan tapi juga figur yang penuh nilai.
"Kartini mampu membuka jendela dunia pemndidikan. Kelak hal itulah yang kami inginkan, di mana para siswa kami ke depan bisa memberikan kontribusi positif bagi bangsa sebagaimana yang dilakukan Ibu Kita Kartini," jelas dia.
Pada kesempatan itu juga dipilih sosok Kartini dan Kartono. Berdasarkan penilaian para guru Ribka Anjani berhasil terpilih menjadi sosok Kartini dan Panji Setyawan menjadi sosok Kartono.
Sementara Ketua OSIS SMA Boda Joshua Timoti dalam sambutannya menyampaiakan kegiatan BWP kali ini memiliki tema All for One, One for All. Itu karena acara kali ini menjadi paling istimewa dibandingkan acara serupa tahun-tahun sebelumnya.
"Baik tempat dan konsepnya memang paling spektakuler kali ini," jelas dia.
Menurut dia, konsep yang dipilih tersebuty memiliki keistimewaan tersendiri. Konsep mengambarkan sebuah perbedaan yang disatukan di SMA Boda.
"Tidak gampang menyatukan perbedaan dan keanekaragaman itu, tapi kami di SMA Boda dapat menyatukan perbedaan itu menjadi sebuah persahabatan yang erat," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPR mendesak pemerintah mengangkat seluruh guru PPPK menjadi penuh waktu serta mengusulkan gaji minimal Rp7 juta per bulan.
Gelombang panas ekstrem di Prancis tewaskan 2.025 orang. Suhu tinggi melanda Eropa dan picu lonjakan angka kematian.
PMI Sleman berhasil menghimpun Rp1,3 miliar dari Bulan Dana 2026 untuk layanan kesehatan dan kemanusiaan.
Mengusung tema "Inclusive Vibes", gelaran Jogja Coffee Week ke-6 (JCW #6) siap menyapa para pencinta dan pelaku industri kopi di Hall B & C Jogja Expo Center (J
Gempa magnitudo 6,4 mengguncang Okinawa Jepang, tidak berpotensi tsunami. Simak data lengkap dan perkembangan terbarunya.
Menandai perjalanan satu dekade di Yogyakarta, GAIA Cosmo Hotel sukses menggelar puncak perayaan hari jadinya yang ke-10 pada 26 Juni 2026