Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Perajin kulit di sentra kerajinan kulit Manding semakin berkurang
Harianjogja.com, BANTUL--Pascagempa 2006 hingga kini, perajin kulit di sentra kerajinan kulit Manding semakin berkurang. Dengan 52 showroom, saat ini tercatat ada 42 rumah produksi dengan dengan 325 orang perajin.
Ketua Pokdarwis Manding, Jumakir mengatakan jumlah tersebut jauh dari kebutuhan perajin yang ideal. Seharusnya dengan pesanan yang ada, Manding harusnya memiliki minimal 400 orang perajin.
Padahal belasan tahun silam, perajin kulit di Manding mencapai 650 orang yang tersebar di 96 rumah produksi.
"Jumlah pengrajin kita memang kurang. Jumlah ini berkurang sejak tahun 2.000an dan berkurang lagi paska gempa," kata dia pada Kamis (20/4/2017).
Minimnya jumlah perajin kulit tersebut, menurut Jumakir disebabkan banyak rumah produksi dan hancur. Para perajin pun banyak yang pindah bekerja di luar Manding sejak pemerintah memberikan kebebasan orang asing untuk menanamkan usaha termasuk di bidang kerajinan paska krisis moneter.
Karena investasi, khususnya investasi asing menjadi faktor penting untuk menggerakkan dan mendorong pertumbuhan ekonomi paska krismon.
Maka, ketika itu, para pengusaha asing menyewa lahan dan mendirikan perusahaan kemudian merekrut tenaga kerja lokal. "Pemodal asing bisa menggaji lebih tinggi sehingga perajin yang pindah ke sana," ujar dia.
Padahal menurut salah satu pemilik showroom di Manding, Suyoto, perajin kulit memiliki spesifikasi keahlian masing-masing yaitu perajin sepatu, perajin garmen, dan perajin barang dari kulit.
Perajin sepatu tidak dapat membuat dompet atau jaket yang merupakan produk garmen, begitu pula sebaliknya. Sehingga, jika kekurangan salah satu jenis perajin, maka perajin lain tidak dapat memenuhi permintaan kebutuhan akan barang tersebut.
Salah satu pemilik rumah produksi, Rahman mengatakan memiliki 47 perajin, 20 orang bekerja di rumah produksi sedangkan 27 orang lainnya bekerja di rumah masing-masing. “Jumlah perajin memang kita masih kurang, terlebih kalau pas pesanan banyak,” ucap dia.
Menurut Rahman selain karena hancurnya rumah produksi paska gempa dan banyaknya penenam modal asing, kekurangan perajin kulit di Manding juga disebabkan banyak perajin yang alih haluan menjadi buruh bangunan. "Banyak yang bekerja bangunan dan mundur sebagai perajin,” tutur dia.
Maka untuk mensiasati hal yang tersebut, Rahman mulai melakukan regenerasi usaha. Ia mulai melibatkan anaknya dalam usaha kerajinan kulit ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.