Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Peringatan Hari Kartini di KB/TK/SD Anak Alam Prima, Jumat (21/4/2017). (JIBI/Harian Jogja/Arif Wahyudi)
Hujan deras yang mengguyur sedari pagi tidak menyurutkan langkah para orang tua untuk mengantar anak-anak
Harianjogja.com, SLEMAN—Suasana meriah muncul dari penyelenggaran peringatan Hari Kartini pada Jumat (21/4/2017) yang dilakukan Kelompok Belajar/Taman Kanak-Kanak/Sekolah Dasar Anak Alam Prima.
Hujan deras yang mengguyur sedari pagi tidak menyurutkan langkah para orang tua untuk mengantar anak-anak mereka ke KB, TK, SD Anak Alam Prima. Para orangtua ini datang bersama anak-anak balita mereka yang didandani dengan penampilan berbeda.
Untuk anak laki-laki, ada yang berpakaian adat nusantara, ada juga yang profesi seperti tentara dan polisi. Begitu juga dengan anak putri, ada yang berkebaya ada juga yang berpakaian profesi dokter. Semua melambangkan keragaman yang ada di Indonesia.
Penampilan anak didik di sekolah ini sengaja dibuat berbeda dari biasanya. Peringatan Hari Kartini tampaknya menjadi momentum sekolah untuk menanamkan secara nyata wujud nasionalisme serta penghargaan secara nyata kepada pahlawan bangsa, termasuk Raden Ajeng Kartini atau Ibu Kita Kartini, nama yang lebih familiar di kalangan siswa TK.
Cukup banyak yang ikut dalam gebyar peringatan Hari Kartini di sekolah itu, ada 37 anak dari TK dan 38 anak dari kelompok belajar. Sementara sebanyak 40 siswa SD Anak Alam Prima melakukan kegiatan fieldtrip di Desa Wisata Dolan Ndeso, Kecamatan Kalibawang, Kulonprogo.
Dongeng tentang pahlawan wanita Indonesia asal Jepara, Jawa Tengah ini secara apik disampaikan oleh Agung Purboyo Sri Widodo, sosok guru laki-laki yang sudah sangat familiar dengan para anak didik.
Dongeng yang disampaikan Agung pun dapat memikat para siswa. Itu karena dongeng yang disampaikan disesuaikan dengan bahasa anak-anak. Dengan begitu alur yang disampaikan bisa diserap oleh anak-anak.
Selain dongeng tentang Ibu Kita Kartini, ada lagi kegiatan fashionshow dan foto-foto untuk mengabadikan momen. Pihak sekolah pun sudah bekerja sama dengan Warna Foto. Penyedia jasa fotografi itu selama ini selalu mendukung segala kegiatan yang dilakukan sekolah.
"Jadi para orangtua bisa memiliki foto-foto anak-anak mereka saat memakai busana Nusantara seperti ini. Dan hal seperti ini mungkin langka bisa didapatkan karena biasanya si kecil malu-malu dipakaikan busana unik ini ketika di rumah," ujar Kepala Sekolah TK Anak Alam Prima, Fauzia Hanum, dalam rilisnya kepada Harian Jogja, Kamis (27/4/2017).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.