Toko Berjejaring Terus Berkembang, Ritel Lokal Ini Perluas Pasar
Bisnis ritel berjejaring di DIY terus berkembang, bahkan jaringan lokal pun semakin memperkuat dan memperluas pasarnya.
Kalangan dewan menyoroti persoalan di Pasar Angkruksari yang berada di Desa Donotirto, Kretek, Bantul (Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja)
Pasar tradisional Bantul Angkruksari mendapat perhatian DPRD
Harianjogja.com, BANTUL -- Kalangan dewan terus menyoroti persoalan di Pasar Angkruksari yang berada di Desa Donotirto, Kretek. Setelah beberapa lalu Komisi C DPRD Bantul memberikan teguran keras terhadap PT Citra Prasasti Konsorindo selaku pelaksana proyek, kali ini giliran fraksi dengan jumlah kursi terbanyak di legislatif, Fraksi PDI Perjuangan (F-PDIP) yang bersuara.
Baca Juga : http://www.harianjogja.com/2017/04/17/infrastruktur-bantul-sidak-di-pasar-angkruksari-dewan-tegur-pelaksana-proyek-810251">INFRASTRUKTUR BANTUL : Sidak di Pasar Angkruksari, Dewan Tegur Pelaksana Proyek
Bahkan, dari hasil inspeksi yang mereka lakukan di Pasar Angkruksari, Kamis (27/4/2017), beberapa hal janggal berhasil ditemukan. Beberapa temuan itu mengarah pada ketidaksesuaian spesifikasi material yang digunakan oleh pihak pelaksana proyek.
Salah satu anggota F-PDIP DPRD Bantul Pramudiananto Indratriatmo mengakui, ada beberapa material yang saat dicermatinya, ternyata memiliki kualitas yang tak setara dengan perencanaan awal. Beberapa material itu di antaranya adalah paving, tegel keramik, dan pasir uruk.
“Selain itu, cara pemasangannya pun terkesan asal-asalan,” katanya.
Itulah sebabnya, ia menilai hal ini adalah bukti lemahnya pengawasan, baik dari instansi teknis maupun konsultan pengawas yang sudah ditunjuk pemerintah. Legislator yang juga duduk sebagai anggota Komisi C DPRD Bantul itu menambahkan, sejak awal pihaknya sebenarnya sudah mengusulkan agar pembangunan Pasar Angkruksari itu ditunda dulu.
“Karena sejak awal sudah bermasalah. Ditambah lagi dengan waktu pengerjaan yang sangat mepet. Kekhawatiran kami sekarang terbukti kan,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Iran menuding elemen pemerintah AS dan aktor yang bersekutu dengan Israel berupaya memanipulasi pasar energi global di tengah konflik.
DPRD DIY menyoroti perubahan data desil yang menjadi basis sejumlah kebijakan, termasuk bantuan sosial dan kepesertaan BPJS.
Pemkot Jogja mendorong koperasi mengembangkan sektor riil melalui SiKepo agar usaha anggota dan koperasi terintegrasi serta lebih produktif.
Lima tokoh disebut masuk bursa Ketum PBNU 2026-2031. Simak profil, pengalaman, dan gagasan para kandidat dalam Muktamar ke-35 NU.
YOT VI di GOR UNY diikuti 5.200 karateka. Ajang ini menjadi wadah pembinaan atlet usia dini hingga kompetisi tingkat internasional.