Menahan Yen di 160 per Dolar: Akankah Intervensi ASJepang Efektif?
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Indah Kirana, salah satu korban keracunan, diperiksa dokter saat menjalani perawatan di Puskesmas Rongkop, Desa Karangwuni, Kecamatan Rongkop, Gunungkidul, Jumat (5/5). (JIBI/Harian Jogja/Irwan A. Syambudi)
Puluhan warga mengalami pusing dan mual setelah menyantap hidangan yang disajikan saat hajatan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seusai mengonsumsi hidangan saat hajatan, sebanyak 23 orang harus dilarikan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Rongkop. Mereka mengalami gejala keracunan dengan pusing dan mual muntah berkali-kali.
Peristiwa keracunan masal tersebut terjadi di Dusun Baran Wetan, Desa Semugih, Kecamatan Rongkop, Kamis (4/5/2017) malam. Puluhan warga mengalami pusing dan mual setelah menyantap hidangan yang disajikan saat hajatan sunat di rumah seorang warga.
Salah seorang yang dirawat intensif di Puskesmas, Indah Kirana, mengaku langsung merasakan mual dan pusing setelah memakan hidangan dalam hajatan itu. “Saya makan daging sapi dan cap jay, terus pusing dan mual perut itu rasanya melilit-melilit,” ungkapnya di Puskesmas Rongkop, Jumat (5/5/2017).
Gejala pusing dan mual itu dirasakannya sekitar satu jam setelah mengkonsumsi makanan. Malam itu, sekitar pukul 18.30 WIB, dia memakan hidangan di hajatan, lalu pukul 19.30WIB dia mulai pusing dan mual sehingga langsung dibawa ke Puskesmas.
Dokter Puskesmas Rongkop, Joko Subandono, mengatakan sedari malam korban keracunan terus berdatangan. Dari 23 korban, sebagian besar sudah pulih dan dibawa pulang namun sebanyak empat korban perlu perawatan intensif di kamar perawatan Puskesmas.
Dari hasil diagnosa yang dilakukan, korban mengalami gejala keracunan makanan dari hidangan yang disajikan pada acara hajatan tersebut sehingga membuat korban mengalami pusing dan muntah. Penanganan langsung dilakukan dengan menambah cairan dan memberikan sejumlah obat kepada pasien.
“Belum dietahui kandungan yang ada di dalam makanan tersebut sampai membuat keracunan. Sampel makanan sudah kami [puskesmas] simpan, nanti dari Dinas Kesehatan dapat mengecek langsung melalui laboratorium,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Geely Xingyuan menjadi mobil terlaris di China sepanjang Februari-Juli 2026, mengungguli Tesla Model Y dan BYD. Dominasi kendaraan listrik semakin kuat dengan p
Malaysia menjadi negara paling banyak dikunjungi wisatawan di Asia Tenggara pada 2025 dengan 42,2 juta kunjungan. Indonesia berada di posisi kelima dengan 15,4
Lionel Messi tulis surat haru untuk sang ayah, Jorge Messi, yang meninggal di usia 68 tahun. Ia pun ragu lanjutkan karier sepak bola. Simak selengkapnya
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u