OPINI: Panas Ekstrem, Bencana Sunyi yang Menggerus Ekonomi
Panas ekstrem diam-diam menggerus ekonomi Indonesia. Saatnya beralih dari respons bencana ke adaptasi iklim yang antisipatif.
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Dok)
Ekonomi kreatif di industri digital DIY memiliki potensi besar
Harianjogja.com, JOGJA - General Manager Jogja Digital Valley Samuel Henri melihat potensi DIY sebagai pusat industri kreatif digital paling besar dibandingkan dengan daerah lain di seluruh Indonesia. Sayangnya, menurut dia, kemampuan para pelaku industri kreatif di wilayah ini masih diragukan.
Baca Juga : http://m.harianjogja.com/?p=815602">EKONOMI KREATIF : Industri Digital DIY Punya Potensi Terbesar Tapi ...
Samuel berharap, Pemda mau lebih mendukung perkembangan industri kreatif digital di DIY. Pasalnya dari segi bisnis pun cukup memberi dampak besar, termasuk meningkatnya angka wirausaha.
Lebih lanjut Samuel mengatakan, di satu sisi, industri kreatif digital di DIY tumbuh cukup pesat. Namun di sisi lain, masih perlu pendampingan tambahan, utamanya yang berkaitan dengan cyber security. Menurutnya, umumnya pelaku industri kreatif digital di Indonesia memang belum mempedulikan sisi keamanan dari produk yang mereka hasilkan.
"Padahal, secanggih apapun aplikasi yang mereka buat, pasti ada saja cela yang bisa dibobol. Artinya, tidak ada yang aman sehingga butuh perhatian khusus dari sisi cyber security," tuturnya kepada wartawan di sela pelaksanaan Jogja Geek Fair 2017 di Hotel Eastparc, Minggu (7/5/2017) petang.
Sementara salah satu pelaku dunia cyber security Dyan Galih menegaskan, tidak ada yang aman dalam dunia cyber. Menurutnya, cyber security adalah dunia seni karena tidak semua hacker bisa melakukan hal yang sama atau di waktu yang berbeda.
"Karena itu, pengetesan keamanan terhadap produk digital yang kita buat sangat penting. Dengan mengetahui celah keamanannya, maka kita bisa melakukan perbaikan. Dan yang namanya keamanan bukan berarti mengalami masalah dulu baru proses pengamanan dilakukan, tapi sejak awal harus dilakukan," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panas ekstrem diam-diam menggerus ekonomi Indonesia. Saatnya beralih dari respons bencana ke adaptasi iklim yang antisipatif.
Timnas Putri Indonesia akan menghadapi Kamboja di FIFA Matchday 2026 di Bandung. Simak jadwal, perbandingan kekuatan, dan peluang Garuda Pertiwi.
Rekomendasi 10 mobil yang cocok untuk gaji UMR 2026, mulai dari LCGC, city car, hingga mobil listrik dengan harga Rp80–190 jutaan.
Meksiko menyiapkan program kesehatan Piala Dunia 2026 dengan distribusi 7 juta kondom dan edukasi pencegahan IMS di kota tuan rumah.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp168,7 miliar untuk gaji PPPK 2026. BKAD memastikan pembayaran aman untuk lebih dari 4.000 pegawai.
Sports Mole memprediksi Timnas Indonesia bakal mengalahkan Mozambik dalam laga pamungkas FIFA Matchday Juni 2026 di Stadion Utama GBK.