Profil Gus Rozin Bangun BPRS untuk UMKM di Sekitar Pesantren
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Bandara Kulonprogo memberikan kesempatan luas pada warga lokal untuk berkembang
Harianjogja.com, JOGJA - SMK Dirgantara Putra Bangsa berupaya memaksimalkan peluang di balik pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulonprogo yang pembangunannya sudah mulai dilakukan.
Kepala SMK Dirgantara Putra Bangsa Najmuddin mengungkapkan, keberadaan bandara baru jelas memberi peluang terbuka bagi ketersediaan lapangan pekerjaan bagi lulusan-lulusan dari sekolah vokasi yang memiliki konsenstrasi kedirgantaan seperti SMK SMK Dirgantara Putra Bangsa.
"Di sekolah ini 60 persen berupa praktek langsung dan teorinya cuma 40 persen sehingga para lulusan benar-benar memiliki softskill yang mumpuni dan siap di dunia kerja," ujarnya kepada Harianjogja.com, Jumat (19/5/2017).
Bekal untuk mempertajam soft skill bahkan sudah diberikan sejak para siswa berada di bangku kelas X. Najmuddin menyadari, sebagai sekolah vokasi para siswanya harus benar-benar terampil sehingga mudah dalam mengarungi dunia kerja.
Persiapan menyongsong peluang bandara baru di Kulonprogo pun sudah lama dimatangkan. Bahkan ketika bandara masih sebatas wacana, SMK Dirgantara Putra Bangsa sudah melakukan pembekalan pada anak didiknya agar memiliki kemampuan mumpuni.
Bagi Najmuddin, bandara baru jelas memberi peluang. Dia berharap adanya peluang penyerapan tenaga kerja profesional itu jangan sampai justru diambil oleh asing.
"Kita sudah mempersiapkam agar nantinya kita bisa terserap di situ. Jaringan kerjasama sudah cukup banyak dengan perusahaan maskapai ada Garuda Indonesia, Lion, Angkasa Pura. Dinas Perhubungan dan masih banyak lagi," jelas dia.
Adapun SMK Dirgantara Putra Bangsa merupakan sekolah vokasi dengan program keahlian Airlines Staff dan Pramugari serta Pramugara pertama di Indonesia. Sekolah yang lebih familiar dengan sebutan SMK Dipaba ini berdiri pada 3 Juni 2013.
SMK Dipaba tahu benar, perkembangan di dunia maskapai penerbangan yang semakin pesat ditambah tenaga profesional merupakan sebuah peluang. Hal itu sudah ditangkap oleh Yayasan Putra Perkasa Mandiri yang menaungi sekolah ini.
Sebagai penyedia calon tenaga yang terampil dalam bidang pramugari/pramugara dan Staf Airline maka siswa SMK Dipaba ke depan diproyeksikan bagi perusahaan maskapai penerbangan komersial nasional dan internasional. Selain itu peserta didik juga diarahkan dapat berdedikasi pada bidang industri penerbangan komersial lainnya seperti tour&travell agent, cargo atau ekspedisi, dan reservasi ticketing. Siswa SMK Dipaba juga terbuka peluang untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Ribuan warga mengikuti senam bersama di Alun-Alun Selatan Yogyakarta, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Festival Mustika Rasa 2026
Disertasi Abdul Kadir Bubu di FH UII menyoroti ketimpangan relasi rakyat dan DPR serta menawarkan rekonstruksi kedaulatan rakyat.
Telat ganti oli mobil bisa memicu kerusakan mesin, performa turun, overheating, BBM boros, hingga biaya perbaikan membengkak
Menkomdigi Meutya Hafid menerbitkan SE Nomor 4/2026. Operator seluler wajib melindungi sisa kuota dan memberi pilihan layanan kepada pelanggan
Banjir bandang Nepal menewaskan 616 orang, 2.301 terluka dan 2.500 masih hilang. Tim penyelamat terus mencari korban di perbatasan China