Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Mengintensifkan pengawasan tempat perbelanjaan mengingat semakin meningkatnya peredaran produk makanan
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) DIY dan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindag) DIY mengintensifkan pengawasan ke sejumlah tempat perbelanjaan mengingat semakin meningkatnya peredaran produk makanan.
Dalam pengawasan, Selasa (23/5/2017), petugas masih menemukan sejumlah produk yang tidak layak dijual di supermarket di Jalan Sultan Agung. Sebanyak 26 kemasan dari 10 jenis produk, “Diamankan karena kemasan produk rusak, bocor dan menggelembung,” kata Kepala BPOM DIY, I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, di sela-sela sidak di Jalan Sultan Agung, Selasa.
Gusti Ayu mengatakan kemasan produk rusak rawan tercemar mikroba sehingga tidak boleh diperjual belikan. Selain kemasan rusak, sasaran pengawasan juga soal izin edar, label, dan tanggal kedaluwarsa. Namun, secara umum, di Kota Jogja sudah memenuhi syarat.
Selesai di Kota Jogja, BPOM melanjutkan sidak ke Kulonprogo. Pekan lalu, Gusti Ayu melanjutkan, petugas menemukan banyak makanan kedaluwarsa dan segel rusak di wilayah Sleman. Dari 17 jenis produk yang di cek di Sleman, 13 di antaranya tidak layak jual karena segel rusak dan kedaluwarsa.
Selama Ramadan, pihaknya akan terus mengintensifkan pengawasan. Tidak hanya di pusat perbelanjaan, pengawasan juga akan menyasar pasar Ramadan untuk memeriksa makanan takjil atau makanan berbuka puasa. “Disiapkan laboratorium keliling untuk mengawasi takjil.” kata Gusti Ayu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Esteban Ocon memutuskan meninggalkan Haas pada akhir musim F1 2026 setelah menjalani 39 balapan bersama tim tersebut
Bupati Gunungkidul memberi ASN waktu 1,5 jam tiap Jumat awal bulan untuk belanja di pasar tradisional dan UMKM.
inflasi September 2026 diproyeksi mencapai 3,34%-3,35%, dipicu pangan, El Nino, MBG, dan kenaikan harga minyak dunia.
Delapan gerai KDMP Bantul telah diverifikasi. Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan laporan tim dan review BPKP terkait pembangunan.
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi 1 Oktober 2026 dan akan dievaluasi pemerintah pada 7 Oktober.