JNE Dukung Promosi Pariwisata Cilacap
Bandara Kulonprogo, fasilitas umum diharapkan segera dibangun.
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo berupaya kompensasi untuk aset daerah terdampak pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) dapat segera dicairkan. Dana senilai Rp31,6 miliar tersebut bakal diprioritaskan untuk membangun fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) di lahan relokasi.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo saat ditemui di halaman kompleks Pemkab Kulonprogo, Kamis (1/6/2017). Beberapa waktu lalu, dia sudah menerima surat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang menyatakan aset daerah mendapatkan kompensasi. Namun, proses pembayarannya belum juga dilakukan hingga sekarang. Pemkab Kulonprogo kemudian fokus menyiapkan berbagai persyaratan administrasi terkait untuk kepentingan pencairan dana kompensasi.
“Kita mengejar ganti uang aset pemda yang sekitar Rp30 miliar itu,” kata Hasto.
Hasto menerangkan, dana kompensasi aset daerah dibutuhkan untuk mempercepat penyiapan lahan relokasi warga terdampak. Namun, skala prioritas harus diberlakukan karena jumlahnya yang terbatas. Pemkab Kulonprogo mengutamakan pembangunan jalan lingkungan serta pemasangan fasilitas listrik dan jaringan PDAM agar selesai tahun ini.
“Sekolah, kantor, dan puskesmas nanti bisa sewa tempat dulu,” ujar Hasto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mikel Arteta resmi jadi Manager of the Season setelah membawa Arsenal juara Premier League 2025/2026 usai 22 tahun menunggu.
Ferrari Luce sebagai mobil listrik pertama Ferrari memicu penurunan saham dan debat soal arah elektrifikasi supercar.
Sapi kurban 1 ton dari Presiden Prabowo dibagikan ke 300 KK di bantaran Code, Kota Jogja saat Iduladha.
HP cepat panas bisa disebabkan kebiasaan penggunaan dan lingkungan. Simak penyebab dan cara mengatasinya agar ponsel tetap awet.
Red flag dan green flag jadi cara populer menilai hubungan sehat atau berisiko dalam percintaan modern.