TERDUGA TERORIS GUNUNGKIDUL : Penangkapan Sep Terkait dengan Bom

Rabu, 07 Juni 2017 00:40 WIB
TERDUGA TERORIS GUNUNGKIDUL : Penangkapan Sep Terkait dengan Bom

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri saat penggeledahan rumah orang tua Sep di Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Selasa (6/6/2017). (Ist)

Keluarga sebelumnya tidak menduga dan menaruh kecurigaan apapun atas aktvitas keseharain Sep

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Penangkapan Sep, 33, di Dusun Madusari, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari., Gunungkidul, Selasa (6/6/2017) ternyata terkait dengan bom.

“Kami [keluarga] belum mendapatkan infromasi resmi atau diberikan surat dari polisi tapi yang saya dengar tadi [Selasa, 6/6/2017], katanya adik saya terlibat bom, entah di mana gitu tempatnya, saya belum tahu jelas,” ungkap kakak Sep, Eko Budiharianto, Selasa.

Dia berharap kepolisian dapat membuktikan terlebih dahulu jika memang adiknya itu terlibat aksi teror. Namun, jika memang terbukti tidak bersalah, pihak keluarga meminta agar Sep segera dilepaskan. Keluarga sebelumnya tidak menduga dan menaruh kecurigaan apapun atas aktvitas keseharian Sep.

Anak bungsu dari tiga bersaudara itu kesehariannya biasa-biasa saja. Pun demikian setelah pindah domisili di Tegal, Jawa Tengah, dan berprofesi sebagai guru musik, Sep masih sering berkomunikasi dengan keluarga di Wonosari.

“Dia [Sep] sekitar 2008 lalu pindah ke Tegal sebagai guru musik setelah lulus dari Sekolah Menengah Musik [SMM] di Bantul. Dia kemudian menikah dan menetap di Tegal. Pulang ke sini [Desa Kepek] sudah tiga hari, dia pulang karena minta restu orang tua mau mengkhitankan anaknya,” ujar Eko.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Polres Gunungkidul, Iptu Ngadino, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Namun, dirinya belum dapat memberikan pernyataan resmi. “Yang memberikan pernyataan resmi nanti dari Polda DIY,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online