40.000 Pengunjung Ditargetkan Datang ke Magelang, UMKM dan Warga Jadi Sasaran
Pemkot Magelang berharap kedatangan pengunjung dalam berbagai kegiatan tersebut dapat memberi efek lanjutan bagi perekonomian lokal.
ABG saat beraudiensi ke Harian Jogja, Rabu (7/6/2017). (Nina Atmasari/JIBI/Harian Jogja)
Aliansi Bela Garuda (ABG) berkomitmen mewujudkan ukhuwah kebangsaan dan kemanusiaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Harianjogja.com, JOGJA-Aliansi Bela Garuda (ABG) berkomitmen mewujudkan ukhuwah kebangsaan dan kemanusiaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Hal itu diungkapkan sejumlah petinggi ABG saat beraudiensi ke Harian Jogja, Rabu (7/6/2017). Mereka diterima oleh Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono.
Anang Zahron, dari Presidium ABG mengungkapkan tokoh ABG berasal dari berbagai latar belakang mulai aktivis partai politik, pengusaha hingga akademisi. Mereka memiliki pemikiran yang sama yakni mengkhawatirkan berkembangnya organisasi massa yang berupaya mengganti sistem Negara Indonesia dengan sistem yang lain termasuk khilafah.
"Organisasi ini terus menyebar dalam lapisan masyarakat mulai tempat ibadah, kampus hingga sekolah. Kami memandang perlu ada upaya nyata untuk menyerukan kembali kepada Pancasila dan NKRI," katanya.
ABG yang baru dibentuk bersamaan dengan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei secara tegas mendukung langkah pemerintah yang membubarkan HTI. Bahkan, ABG juga meluncurkan buku berjudul Ada Apa dengan HTI, yang kemudian dinamakan buku putih.
“Peluncuran buku ini sekaligus sebagai seruan mendukung Pemerintah untuk pembubaran HTI,” ujar Marwan, aktivis ABG lainnya.
Agenda kegiatan juga akan digelar yakni diskusi mewujudkan ukhuwah kebangsaan dalam bingkai NKRI pada Sabtu (10/6) di Gedung Serbaguna Mantrijeron. Dua narasumber yang dihadirkan yakni Zuly Qodir dari PP Muhammadiyah dan Imam Azis dari PBNU.
"Setelah bulan Ramadan, kami baru akan melaksanakan program lain. Yang jelas kami akan berupaya untuk masuk ke semua lapisan masyarakat termasuk sekolah dan kampus untuk terus menggelorakan semangat Pancasila dan menjaga NKRI," katanya.
Anton Wahyu Prihartono mengungkapkan Harian Jogja memiliki misi yang sama yakni menjaga keutuhan NKRI dan menghargai keberagaman. "Kami terbuka untuk elemen masyarakat yang bertujuan menjaga Pancasila dan keutuhan NKRI," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang berharap kedatangan pengunjung dalam berbagai kegiatan tersebut dapat memberi efek lanjutan bagi perekonomian lokal.
Cek jadwal DAMRI dari Bandara YIA ke Jogja dan Sleman, lengkap dengan jam keberangkatan, lima pilihan tujuan, dan tarif Rp80.000.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu, 28 Oktober 2026. Tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Cek jadwal KA Bandara YIA 28 Oktober 2026 untuk layanan reguler dan Xpress, lengkap dengan waktu keberangkatan dari Jogja dan bandara.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 28 Oktober 2026 dari Stasiun Palur, lengkap dengan waktu keberangkatan di 13 stasiun pemberhentian.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo, 15 waktu keberangkatan dari Jogja ke Palur, daftar stasiun pemberhentian, dan tarif tiket Rp8.000.