JNE Dukung Promosi Pariwisata Cilacap
Uang palsu (Dika Irawan/JIBI/Bisnis)
Masyarakat diharapkan segera melapor apabila menemukan atau menerima uang palsu
Harianjogja.com, KULONPROGO—Masyarakat diminta mewaspadai peredaran uang palsu yang rawan terjadi menjelang Lebaran. Masyarakat diharapkan segera melapor apabila menemukan atau menerima uang palsu agar bisa ditindaklanjuti secepatnya oleh pihak kepolisian.
Kepala Polda DIY Brigjen Pol Ahmad Dhofiri mengaku Polda telah mengambil langkah untuk mengantisipasi peredaran uang palsu yang diperkirakan berpotensi marak terjadi setiap mendekati Lebaran. Salah satunya adalah bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY dalam memperketat pengawasan terdapat potensi peredaran uang palsu.
“Sampai sekarang belum ada temuan uang palsu tapi masyarakat harus selalu waspada,” ungkap Dhofiri seusai safari salat subuh di Masjid Jami Wates, Kulonprogo, Sabtu (10/6). Ada beberapa cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk memastikan keaslian uang rupiah.
Prinsip 3D atau dilihat, diraba dan diterawang masih bisa diterapkan. Masyarakat bisa melihat apakah warnanya sesuai dengan rupiah asli yang diedarkan Bank Indonesia, meraba untuk mengecek adanya tanda cetakan yang terasa kasar dan menerawang apakah ada watermark yang terlihat pada uang kertas tersebut. “Kalau ada [kasus uang palsu], polisi akan mengambil tindakan tegas,” kata Dhofiri menegaskan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Debarkasi haji di YIA mulai disiapkan menyambut kepulangan jemaah pada 2 Juni 2026 dengan sistem tanpa asrama pertama di Indonesia.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Pemkab Bantul siapkan lima kalurahan untuk program Kampung Redam hasil kerja sama dengan Kementerian HAM. Fokus pada resolusi konflik dan keadilan restoratif.