AI Muse Tembus 1,8 Juta Unduhan, Ini Keunggulannya
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Harianjogja.com, SLEMAN–Puluhan orang mendatangi Polsek Depok Barat, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Sleman, Jumat (9/6) malam, menuntut kejelasan soal kematian teman mereka, Martinus Rezky Naruwadan, 20.
Baca juga : http://www.harianjogja.com/baca/2017/06/10/kematian-rezky-jadi-tanda-tanya-824283">Kematian Rezky Jadi Tanda Tanya
Insiden itu bermula saat seorang pemuda meninggal dunia setelah terlibat dalam keributan yang terjadi di sebuah kedai kopi di wilayah Babasari, Caturtunggal, pada Jumat dini hari. Keributan terjadi antara Rezky dan tiga orang pengunjung lainnya.
Sekitar pukul 02.30 WIB, Rezky mendatangi ke kedai kopi tersebut. Saat sampai di dalam kedai, Rezky merasa tersinggung mendengar tawa dari tiga orang pengunjung lainnya. Diduga, ketiga orang tersebut merupakan anggota Sat Dalmas Polda DIY. Rezky langsung mendatangi meja tempat ketiga orang tersebut kemudian menanyakan maksud tawa yang dikeluarkan.
Cekcok terjadi sehingga menimbulkan keributan kecil antar keempat orang itu. Mendapat laporan dari pengelola kedai, aparat dari Polsek Depok Barat kemudian mendatangi lokasi kejadian. Aparat, kemudian mengendalikan situasi dan membawa saksi-saksi ke Polsek Depok Barat.
Kepala Polsek Depok Barat Komisaris Polisi Sukirin Haryanto membenarkan adanya insiden keributan pemuda dengan anggota dari Sat Dalmas Polda DIY. Saat diamankan, kondisi pemuda itu sudah dalam kondisi kritis.
“Selanjutnya aparat dari Polsek Depok Barat membawa Rezky ke RS Bhayangkara. Mengingat kondisi tidak membaik, kemudian dipindahkan di RSUP dr Sardjito. Di Sardjito, dikabarkan meninggal dunia,” ujarnya, Sabtu (10/6/2017).
Sukirin menyangkal penganiyaan tersebut dilakukan jajaran Polsek Depok Barat. Menurut dia, luka-luka yang dialami Rezky disebabkan oleh insiden keributan sebelumnya. Keberadaan anggota Polsek Depok Barat di lokasi hanya mengamankan lokasi kejadian dan menjaga kondusivitas.
Akibat insiden tersebut, Polsek Depok Barat sempat digeruduk oleh teman korban. Setelah mendapatkan penjelasan, teman-teman korban kemudian mendatangi Polda DIY untuk mendapatkan kejelasan. “Kami [Polsek Depok Barat] kawal mereka [puluhan orang] ke Polda untuk mendapatkan penjelasan dari yang berwenang. Kasus ini dalam penangan Polda,” kata Sukirin.
Kepala Bidang Humas Polda DIY Ajun Komisaris Besar Polisi Yulianto menjelaskan saat ini kasus tersebut ditangani Propam Polda DIY. Sejauh ini belum didapati kesimpulan terkait dengan insiden tersebut. “Masih diselidiki. Berbagai saksi, dari anggota [polisi] maupun rekan-rekan korban, yang ketika kejadian ada di TKP, tengah dalam pemeriksaan,” ucapnya, semalam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Link live streaming Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 tersedia di Vidio dan YouTube. Simak jadwal dan cara menontonnya.
Satoria Hotel Yogyakarta merayakan ulang tahun ke-9 dengan tema “Together We 9row” melalui berbagai kegiatan kesehatan, sosial, lingkungan, dan pengembangan dir
Komite MAN 2 Bantul menjelaskan soal Rp4,2 juta yang ramai di media sosial. Nominal disebut bukan tarif wajib bagi wali murid.
Capaian CKG Kulonprogo baru 119.172 dari 459.782 sasaran. Dinkes memperluas pemeriksaan hingga Kantor Pemkab Kulonprogo.
BRI Peduli Sahabat Disabilitas 2026 kembali digelar di Makassar dengan pelatihan dan pemagangan untuk memperluas kesempatan kerja inklusif.