HARGA CABAI ANJLOK : Pemkab Kulonprogo Tak Berkutik

Uli Febriarni
Uli Febriarni Rabu, 14 Juni 2017 02:40 WIB
HARGA CABAI ANJLOK : Pemkab Kulonprogo Tak Berkutik

Petani cabai merah di Dusun II, Desa Bugel, Kecamatan Panjatan menyiram tanaman cabai di lahan, Senin (12/6/2017). (JIBI/Harian Jogja/Uli Febriarni)

Anjloknya harga cabai merah disebabkan operasi pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Pusat

Harianjogja.com, KULONPROGO—Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo Eko Purwanto menyebutkan instansinya tak bisa berbuat banyak untuk menangani anjloknya harga cabai merah di Kulonprogo.

Dia pun cukup terkejut mendengar harga cabai di tingkat petani merosot sampai Rp6.000-Rp7.000 per Kilogram yang terjadi di salah satu pusat lahan cabai pesisir di Kecamatan Panjatan. Menurut dia, anjloknya harga cabai merah disebabkan operasi pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Pusat.

Eko menduga apabila pemerintah di tingkat pusat mengurangi pelaksanaan operasi pasar murah, maka harga cabai bisa sedikit lebih baik. Eko juga menyesalkan janji Pemerintah Pusat yang disampaikan dalam koordinasi bersama pemerintah daerah, yang tak kunjung ditepati.

“Pemerintah pusat sempat berjanji mau menetapkan harga terendah dan tertinggi, harga terendah cabai merah minimal Rp12.500 per kilogram. Sampai sekarang nyatanya tidak bisa,” ungkapnya, Senin (12/6/2017).

Pemkab juga merasa galau karena ingin petani mendapat harga terbaik dari hasil panen demi kesejahteraan petani. Namun di sisi lain, petani juga mendapatkan tekanan dari sejumlah kebijakan pemerintah. Adanya dua hal berlawanan ini memperlihatkan masih adanya dua kepentingan berbeda.

Eko hanya bisa berharap petani cabai merah di Kulonprogo dapat menggunakan keterampilan yang mereka miliki, mengenai pengelolaan cabai paska panen. “Ketika harga cabai turun, petani bisa mengawetkan, mengeringkan atau menjadikan cabai sebagai pengelolaan pascapanen. Ketika harga cabai turun bisa mengelola dengan mengawetkan, mengeringkan atau mengolahnya menjadi produk lain,” tuturnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online