Dua Atlet TASC Wakili DIY pada O2SN Renang Tingkat Nasional
Dua atlet Tirta Amanda Swimming Club, Gendis dan Qyara, lolos mewakili DIY pada O2SN Renang tingkat nasional usai menjadi yang terbaik di provinsi.
Ilustrasi, Petugas Jembatan Timbang Banyudono, Boyolali, memperketat pengawasan. (JIBI/SOLOPOS/Hanifah Kusumastuti)
Dua jembatan timbang yang berada di DIY kini mangkrak selama lima bulan terakhir
Harianjogja.com, JOGJA -Dua jembatan timbang yang berada di DIY mangkrak selama lima bulan terakhir setelah diserahkan ke Kementrian Perhubungan. Selain terjadi kerusakan, keterbatasan personel membuat dua jembatan timbang tak bisa dioperasikan.
Koordinator Unit Pelayanan Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) DIY Kementrian Perhubungan Sigit Saryanto menjelaskan, pada Juni 2016 silam DIY menjadi provinsi pertama yang menyerahkan tiga jembatan timbang yang diambilalih pusat sesuai UU Pemerintah Daerah.
Adapun nilai total aset tersebut sebesar Rp16 miliar. Ketiganya adalah jembatan timbang di Tamanmartani, Kalasan, Jembatan Timbang Kalitirto, Berbah dan Jembatan Timbang Kulwaru, Wates. "Setelah pelimpahan, waktu itu sempat beroperasi hingga Desember 2016," ungkap Sigit, Selasa (20/6/2017)
Akantetapi, kata dia, sejak Januari 2017, ketiga jembatan timbang tersebut tidak dioperasikan karena menjadi kewenangan pusat. Barulah pada Mei 2017, melalui UPPKB DIY mengoperasikan Jembatan Timbang Kulwaru. Sedangkan dua jembatan timbang lainnya, masih mangkrak hingga saat ini.
Menurut Sigit, tidak dioperasikannya Jembatan Timbang di Jalan Solo Berbah dan Kalasan itu karena banyak faktor. Utamanya adanya sejumlah kerusakan pada bagian alat sehingga tidak bisa memberikan pelayanan. Seperti yang terjadi di Jembatan Timbang Tamanmartani, Kalasan, karena terjadi kerusakan sehingga hasil penimbangan tidak valid.
"Misalnya penimbangan yang bebannya 2.000 kilogram tetapi itu hanya 1.000 kilogram, jadi tidak normal. Padahal itu kan berkaitan dengan hukum, akhirnya yang Tamanmartani tidak kami operasikan," ungkapnya.
Selain, itu Jembatan Timbang di Kalitirto juga terjadi kerusakan meski tidak separah yang di Tamanmartani. Karena itu, seluruh personelnya dikerahkan untuk melakukan pengawasan di Jembatan Timbang Kulwaru, Wates, Kulonprogo.
Untuk menjaga aset, masing-masing ditempatkan dua personel untuk melakukan penjagaan di Kalitirto dan Tamanmartani. "Kami fokusnya di Kulwaru dengan LHR [lalu lintas harian] angkutan barang setiap hari mencapai 1.000 kendaraan yang melintas. Dari angka itu sekitar 40% yang melakukan pelanggaran, seperti dimensi, kelebihan muatan dan lainnya," kata dia.
Sigit mengakui, keterbatasan personel juga menjadi salahsatu penyebab tidak mengoperasikannya dua jembatan timbang. Padahal kedua jembatan timbang itu sangat vital perannya dalam pemantauan lalu lintas barang terutama kebutuhan pokok.
Pihaknya terpaksa tidak bisa memberikan data kepada pihak lain dalam rangka mendapatkan data untuk menganalisa pertumbuhan ekonomi. "Karena dari Magelang yang menuju Prambanan tidak bisa terpantau, sehingga data tidak valid untuk kebutuhan analisis ekonomi. Kami perlahan untuk memaksimalkan daya yang ada agar dua jembatan itu bisa beroperasi," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua atlet Tirta Amanda Swimming Club, Gendis dan Qyara, lolos mewakili DIY pada O2SN Renang tingkat nasional usai menjadi yang terbaik di provinsi.
AS melarang impor robot humanoid dan inverter baru asal Tiongkok demi melindungi keamanan nasional serta infrastruktur AI domestik.
Jadwal salat Jogja Rabu 29 Juli 2026 untuk Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul berdasarkan Kemenag.
Kasus ISPA di Bantul masih mencapai ribuan hingga Juni 2026. Dinkes mengimbau warga menerapkan PHBS dan memakai masker saat musim kemarau.
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.
Cek jadwal terbaru KRL Jogja-Solo hari ini, Rabu 29 Juli 2026. Keberangkatan dari Stasiun Tugu hingga Palur mulai pagi hingga malam.