Gerakan Ekstrem Seperti Penyakit
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Petugas dari Kementrian Perhubungan memeriksa salah satu bagian bus di Terminal Giwangan, Jogja, Jumat (17/6). (Gigih M. Hanafi/JIBI/Harian Jogja)
Bus-bus yang ditilang karena tak lolos ramp check akan disidangkan pada 6 Juli 2017 di Pengadilan Negeri Jogja
Harianjogja.com, JOGJA- Koordinator Terminal Tipe A Giwangan, Bekti Zunanta mengatakan bus-bus yang ditilang akan disidangkan pada 6 Juli 2017 di Pengadilan Negeri Jogja. Bus yang mendapatkan tilang, katanya, dilarang beroperasi alias mengangkut penumpang.
“Ini dilakukan supaya ada efek jera, sehingga mereka tidak bisa menjalankan trayeknya. Karena kami di sini memprioritaskan keselamatan penumpang,” jelas Bekti ketika ditemui di kantornya, Rabu (21/6/2017).
Ia menyampaikan sampai saat ini masih banyak bus AKAP yang gagal melewati ramp check karena pengelola PO yang hanya mementingkan keuntungan pribadi.
“Sesuai dengan intruksi Menteri Perhubungan Nomor 10 Tahun 2017 tentang Ramp Check Kendaraan Umum, dari Bulan Januari sampai April kami sudah melakukan sosialisasi, tapi mereka [pengelola PO] low respon,” katanya.
Bekti menambahkah, pihaknya sudah melakukan ramp check kepada 347 bus, yang 109 diantaranya tidak laik jalan. Sebanyak 71 bus diberikan surat tilang, dan 38 bus dilarang operasional. Jumlah tersebut belum termasuk 6 bus yang ditilang hari ini.
“Kalau yang ditilang masih tetap beroperasi maka kemungkinan besar izin trayeknya akan dicabut. Kalau yang dilarang operasional masih bisa beroperasi, asalkan melengkapi kelengkapan teknis. Misal bannya bocor, kalau sudah diganti, bisa langsung beroperasi,” bebernya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Harga BBM naik per 17 Mei 2026. Solar BP-AKR dan Vivo tembus Rp30.890 per liter, Pertamax Turbo dan Dexlite juga naik.
Veda Ega Pratama start dari posisi ke-21 Moto3 Catalunya 2026 usai gagal lolos Q2. Rider Indonesia tetap optimistis memburu rombongan depan.
Kevin Diks mencetak gol spektakuler saat Borussia Monchengladbach menghancurkan Hoffenheim 4-0 di Bundesliga 2025/2026.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mendoakan Marc Marquez cepat pulih meski Aprilia sedang dominan di MotoGP 2026.
WhatsApp bisa membuat memori ponsel cepat penuh. Simak cara membersihkan penyimpanan tanpa menghapus chat penting.