Laboartorium Obah #3 dan Cara Menjadi Manusia di Tengah Riuhnya Dunia
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Kepala Kantor Cabang PT Asabri saat menyerahkan bantuan material kepada warga Dusun Banyakan II, Desa Sitimulyo, Piyungan, Jumat (23/6/2017). (JIBI/Harian Jogja/Arief Junianto)
Ambrolnya salah satu titik ruas jalan penghubung Desa Sitimulyo dan Srimulyo cukup membahayakan pengguna jalan
Harianjogja.com, BANTUL—Tebing ambrol di Bukit Kedung Waringin, Dusun Banyakan II, Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan yang sebelumnya ambrol akhirnya diperbaiki setelah dibiarkan sejak pertengahan tahun lalu.
Hal itu menyusul diterimanya bantuan sejumlah material bangunan oleh warga dari PT Asabri senilai lebih dari Rp115 juta, Jumat (23/6/2017). Kepala Desa Sitimulyo, Juweni, menjelaskan ambrolnya salah satu titik ruas jalan penghubung Desa Sitimulyo dan Srimulyo, tepatnya di gigir Bukit Kedungwalikukun itu memang cukup membahayakan pengguna jalan.
Pasalnya, titik ambrol terletak persis di tikungan. “Lagipula tikungan itu juga cukup curam. Berbahaya sekali bagi pengendara yang melaju dari atas,” katanya, Jumat. Total, sepanjang jalur di bukit yang berujung di objek wisata Puncak Bucu itu terdapat setidaknya tujuh titik ambrol. Dari ketujuh titik itu, hanya satu yang cukup membahayakan.
Meskipun demikian Juweni menuturkan di dalam lingkup Desa Sitimulyo terdapat lebih dari 15 titik longsor. Semua titik itu tersebar di empat dusun yang berbeda, yakni Dusun Banyakan II, III, Pagergunung, dan Ngablak.
Kepala Kantor Cabang PT Asabri Semarang Supraptono mengakui kondisi titik ambrol yang memprihatinkan itulah yang lantas menjadi motivasi perusahaannya untuk menyalurkan bantuan. Ia menilai, jika dibiarkan terlalu lama, titik ruas jalan itu nantinya bisa memakan korban.
Meski begitu, bantuan tersebut tidak begitu saja dicairkan. Pencairan dana bantuan itu tetap diawali melalui pengajuan proposal oleh warga. “Tak selesai sampai di situ, mesti verifikasi dulu,” ungkapnya saat ditemui seusai acara penyerahan bantuan secara simbolik dari PT Asabri (Persero) kepada warga Dusun Banyakan II, Jumat.
Bantuan itu merupakan bagian dari Progran Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PT Asabri.
Bantuan tersebut sebagai stimulus agar warga bisa lebih berdaya nantinya. Selain itu, ia pun berharap bantuan tersebut bisa segera dimanfaatkan oleh warga untuk memperbaiki titik ruas jalan yang rusak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Program MBG menyerap 1,28 juta pekerja dan melibatkan ribuan UMKM serta koperasi dalam rantai pasok pangan nasional.
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Peminat SNBT UGM 2026 mencapai 84.637 peserta. Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, dan Fisipol jadi fakultas paling diminati.
DPRD Kota Jogja siapkan Raperda Kota Layak Anak dengan melibatkan polisi untuk menangani kenakalan remaja dan kriminalitas anak.
WNA Brunei tewas di Blok M ternyata sempat menginap bersama pelaku di Jakarta Selatan sebelum penganiayaan maut terjadi.