Jogja-Kuala Lumpur Connection, Wawes Feat Sophia Rilis Single Duwa
Grup musik Wawes berkolaborasi dengan Sophia Liana merilis single terbaru berjudul Duwa pada 14 November 2025 di kanal Youtube Wawes.
Khatib Salat Id, Ichsan Nuriansah Bajuri, menyampaikan khotbah di Alun-Alun Wonosari, Minggu (25/6/2017). (JIBI/Harian Jogja/Irwan A. Syambudi)
Imbasnya, sejumlah orang memilih meninggalkan lokasi salat sebelum khotbah berakhir
Harianjogja.com, JOGJA—Kementerian Agama Kantor Wilayah (Kemenag Kanwil) DIY menyebut ada lempar tanggung jawab dalam kasus khotbah Salat Id di Alun-Alun Wonosari, Gunungkidul, Minggu (25/6/2017).
http://www.harianjogja.com/baca/2017/06/27/kasus-khatib-gunungkidul-bupati-badingah-kecewa-dengan-isi-khotbah-829071">Kasus itu berupa khotbah yang disampaikan khatib Ichsan Nuriansah Bajuri menyinggung soal kasus penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Imbasnya, sejumlah orang memilih meninggalkan lokasi salat sebelum khotbah berakhir.
“Saling lempar tanggung jawab [dalam menangani kasus khatib Ihcsan],” ucap Kepala Kemenag Kanwil DIY, Luthfi Hakim, kepada Harian Jogja, Selasa (27/6/2017). Dia mengakui sampai Selasa kantornya pun belum menerima rekaman langsung maupun teks ceramah yang disampaikan khatib Ichsan pada waktu itu.
Karena itu, untuk penanganannya, sementara ini Kemenag bakal merancang pembinaan agar kejadian itu tidak terulang di tempat lain. “Akan dibina untuk ke depan. Siapa pun yang mengundang harus selektif memilih khatib. Bila perlu tema dan materinya diminta dahulu,” ucap Luthfi.
Dalam khotbah yang disampaikan oleh Ichsan, dia menyampaikan tentang penistaan agama yang dilakukan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama atau Ahok. “Ahok merupakan penista agama,” katanya.
Menurut Ichsan, seorang penista agama tidak harus dibela ataupun dibantu, apalagi dibantu oleh negara termasuk aparat kepolisian. Dia mendukung sepenuhnya hukuman terhadap Ahok agar menimbulkan efek jera dan tidak ada lagi yang menistakan agama.
Akibat isi khotbah yang bermuatan politik tersebut, sejumlah jemaah yang tidak terkesan langsung meninggalkan lokasi salat Idulfitri. “Khatib menyampaikan kalau pemerintah dan polisi cenderung membela Ahok, dengan melindungi aksi-aksi yang membela Ahok. Dan dia [khatib] bilang juga kalau Pemilu 2019 akan lebih karut marut lagi. Saya dan keluarga langsung pulang,” kata salah seorang jemaah, Ervan Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Grup musik Wawes berkolaborasi dengan Sophia Liana merilis single terbaru berjudul Duwa pada 14 November 2025 di kanal Youtube Wawes.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
Kemhan siapkan Bandara Kertajati menjadi pusat MRO pesawat Hercules Asia untuk memperkuat industri pertahanan Indonesia
Prabowo ungkap alasan turun langsung menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi global.