Karhutla Landa Lima Kawasan Gunung di Jawa Timur, Api Belum Padam
Karhutla melanda lima kawasan gunung di Jawa Timur sejak 16 Oktober 2026. Tim gabungan melakukan pemadaman manual dan pemantauan titik api.
Bupati Gunungkidul, Badingah dan Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi bersalaman dengan warga dan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) saat digelar Open House di Bangsal Sewoko Projo, Kecamatan Wonosari. Rabu (28/6/2017). (JIBI/Irwan A. Syambudi)
Bupati Gunungkidul bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) mengelar open house
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) mengelar open house di Bangsal Sewoko Projo, Rabu (28/6/2017) pagi. Hadir sejumlah Pimpinan Dinas, Aparatur Sipil Negara (ASN), masyarakat umum serta sejumlah kaum difabel.
Bupati Gunungkidul, Badingah mengatakan acara silaturahmi tahunan setelah Hari Raya Idulfitri itu terbuka untuk umum. Dengan harapan pimpinan daerah dapat menyatu dengan masyarakat.
“Jika kita dekat dengan masyarakat, kalau ada permasalahan-permasalahan itu cepat bisa diselesaikan bersama,” ujarnya, Rabu.
Menjalin kedekatan dengan masyarakat dinilainya sangat penting dan tidak hanya dilakukan pada momen lebaran saja. Pasalnya menurut dia, jika masyarakat dekat dengan pimpinan daerah, maka tidak akan lagi sungkan menyampaikan keluhan dan persoalannya.
“Dengan silaturahmi ini semoga menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk tetap berjuang bersama memajukan Kabupaten Gunungkidul,” ujar Bupati.
Lanjutnya lagi, sejumlah warga penyandang disabilitas pun diundang ke Bangsal Sewoko Projo untuk diajak bersilaturahmi. Dengan begitu, para warga difabel dapat memiliki semangat karena mereka juga dapat dilibatkan dalam pembangunan daerah.
“Dia [kaum difabel] banyak yang dekat dengan saya. Kami juga sering berkomunikasi dengan warga komunitas difabel. Kalau ada permasalahan pasti langsung didiskusikan dengan saya. Kami tidak akan membedakan masyarakat, entah itu difabel atau bukan,” jelasnya.
Salah seorang difabel, yang juga merupakan Ketua Forum Komunikasi Disabilitas Kecamatan Ngawen, Mariman mengatakan pihaknya sangat berharap dapat dilibatkan dalam pembangunan daerah. Pasalnya meskipun memiliki kemampuan fisik yang terbatas namun tetap dapat berkontribusi untuk daerah.
“Kami akan sangat senang jika dilibatkan dalam proses pembangunan daerah. Meskipun kami memiliki kekurangan fisik tapi kami masih dapat memberikan kontribusi yang sama seperti yang lain,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Karhutla melanda lima kawasan gunung di Jawa Timur sejak 16 Oktober 2026. Tim gabungan melakukan pemadaman manual dan pemantauan titik api.
Ditjen Imigrasi mendeportasi warga Tiongkok berinisial SS yang masuk red notice Interpol dan DPO terkait dugaan pencucian uang di negara asalnya.
Kia Carens EV membuka pemesanan awal di Indonesia mulai 26 Oktober 2026. Simak empat varian, estimasi harga, dan fitur unggulannya.
Studi pada 8.783 orang dewasa menemukan konsumsi makanan ultra-proses tinggi berkaitan dengan peningkatan risiko cedera vaskular otak.
IBM mengingatkan perbankan soal risiko Shadow IT akibat penggunaan aplikasi AI tanpa izin. Edukasi karyawan dan tata kelola data dinilai penting.
UNY meraih gelar ganda Campus League Futsal Regional Yogyakarta 2026 setelah tim putri menang 1-0 dan tim putra melibas UNNES 6-0.