Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tembus Rp242 Miliar
Seorang pengunjung asik berfoto di obyek wisata Bukit Pule Payung, di Dusun Soropati, Desa Hargotirto, Kecamatan Kokap, Kulonprogo, Kamis (29/6/2017). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)
Wisata Kulonprogo kali ini berada di kawasan Waduk Sermo
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Keindahan Waduk Sermo yang dikeliling perbukitan menoreh selalu menarik untuk dinikmati. Objek wisata alternatif yang menawarkan fasilitas untuk mengabadikan potret itu pun terus bermunculan.
Bukit Pule Payung merupakan satu dari sekian pendatang baru tersebut. Lokasinya berada di Dusun Soropati, Desa Hargotirto, Kecamatan Kokap, Kulonprogo. Soft opening bahkan baru dilakukan pada Lebaran hari kedua, Senin (26/6/2017) lalu. Pengelola sengaja memilih momen libur Lebaran karena dianggap efektif untuk promosi. Mereka mempertimbangkan banyaknya wisatawan yang mendatangi kawasan perbukitan menoreh.
Pengelola Bukit Pule Payung, Suratman mengatakan, objek wisata tersebut memanfaatkan lahan milik sejumlah warga setempat dengan luas sekitar dua hektare. Konon, ada sebuah pohon pule dengan bentuk menyerupai payung berukuran besar yang diketahui sudah tumbang di sana. Itulah mengapa warga kemudian menamai dataran tinggi itu sebagai Bukit Pule Payung.
Ada delapan wahana foto yang disediakan di Bukit Pule Payung. Semuanya menawarkan keindahan perbukitan menoreh dan Waduk Sermo sebagai latar belakang dari berbagai sudut pandang.
“Unggulan kami adalah spot foto angkasa, lolipop, dan jembatan surga,” kata Suratman, Kamis (29/6/2017).
Suratman memaparkan pengembangan Bukit Pule Payung dilakukan setahun belakangan. Warga setempat bekerja sama dengan investor yang tertarik mengangkat potensi wilayah itu. Mereka menghabiskan dana sekitar Rp2 miliar untuk membangun dan menata beberapa fasilitas pendukung wisata. Mereka juga menyiapkan alat perlengkapan keamanan bagi pengunjung mengingat ada beberapa spot foto yang dilakukan di ketinggian. Pengelola pun mendapat pelatihan terkait sistem keamanan di lokasi wisata, termasuk cara menggunakan alat yang ada.
Suratman lalu mengungkapkan lebih dari 1.000 orang datang berkunjung setiap hari. Menurut dia, capaian tersebut sangat baik bagi objek wisata baru. Dia berharap pengunjung mendapatkan kesan yang baik sehingga mau datang kembali atau sekadar memberi tahu orang-orang di sekitarnya mengenai keindahan Bukit Pule Payung.
“Antusias pengunjung begitu luar biasa sejak hari pertama dibuka. Hari itu ada sekitar 1.200 pengunjung,” ujar Suratman.
Sementara itu, seorang wisatawan asal Surabaya Jawa Timur, Febrina Milania menyatakan kagum dengan pemandangan yang bisa dia nikmati dari Bukit Pule Payung. Dia pun tidak melewatkan kesempatan untuk berfoto di beberapa wahana yang disediakan.
“Lokasinya bersih, pengelolanya ramah, spot fotonya juga macam-macam,” kata Febrina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Brad Binder buka suara soal perbandingan Valentino Rossi dan Marc Marquez. Akui The Doctor adalah pahlawan dan standar tertinggi di MotoGP.
Final Liga Champions 2026, PSG vs Arsenal di Budapest. Simak ulasan taktik, kabar pemain, dan jadwal lengkap laga penentuan juara Eropa malam ini.
Sebanyak 86.118 peserta KIP Kuliah lolos SNBT 2026, namun hanya 39.662 dinyatakan eligible menerima bantuan biaya pendidikan dan hidup.
China mewajibkan talenta AI mendapat izin pemerintah sebelum bepergian ke luar negeri demi mencegah kebocoran teknologi strategis.
Timnas Qatar akan melawan Republik Irlandia dalam uji coba Piala Dunia 2026. Julen Lopetegui rampingkan skuad jelang turnamen di Amerika Utara.