Laguna Glagah juga menjadi salah satu lokasi favorit untuk memancing bagi para pengunjungnya karena suasanya yang rindang, Rabu (21/9/2016). ((Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Alasan lainnya, Glagah dan Congot merupakan kawasan terdampak pembangunan New Yogyakarta International Airport
Harianjogja.com, WATES—Dinas Pariwisata Kulonprogo tak mencantumkan Pantai Glagah dan Congot dari daftar target retribusi wisatawan meski tingkat kunjungan pelancong ke Kulonprogo terhitung tinggi.
Kepala Seksi Objek Daya Tarik Wisata Dispar Kulonprogo Didik menyebutkan Congot dan Glagah tak dipatok target pengunjung karena tingkat kunjungan pelancong ke dua pantai itu sangat dipengaruhi faktor geografis dan alam.
Alasan lainnya, Glagah dan Congot merupakan kawasan terdampak pembangunan New Yogyakarta International Airport yang saat ini sudah dipasangi pagar pembatas. Kondisi ini tentu berdampak pada jumlah pengunjung.
“Bukan hanya itu, ada pergeseran tren minat wisata dari pantai ke wisata alam perdesaan atau pegunungan. Wisatawan mulai jenuh dengan wisata pantai,” ungkapnya, Minggu (2/7/2017). Pergeseran terlihat dari jumlah kunjungan wisatawan yang dikelola masyarakat, seperti Kalibiru dan kawasan Waduk Sermo.
Kalibiru dan Waduk Sermo perlahan menjadi primadona wisatawan, mengingat ada banyak titik foto yang tersedia bagi pengunjung. Bukan hanya menawarkan pemandangan alam. Dispar mencatat pengunjung wisata Pantai Glagah sejak Minggu (25/6/2017) hingga Jumat (30/6/2017) ada 34.224 orang. Pada Sabtu (1/7/2017) sampai pukul 12.00 WIB, pengunjung mencapai 700.000 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tags: