Rendah Hati, Probosutedjo Suka Bangun Pagar
Paramedis puskesmas siap melayani masyarakat. (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)
Sebanyak 8.257 pasien ditangani oleh puskesmas di seluruh Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN-Sebanyak 8.257 pasien ditangani oleh puskesmas di seluruh Sleman selama masa libur Lebaran. Sebagian besar keluhan merupakan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dan gangguan pernafasan.
Kepala Bidang Pelayanan Medis Dinas Kesehatan Sleman, Dwi Andayani menguraikan 1.398 merupakan pasien dengan keluhan tersebut. Selain itu, pihaknya juga menangani kasus kecelakaan lalu lintas di Sleman sebanyak 56 kasus.
Dari jumlah itu, 49 luka ringan-sedang, 4 luka berat, dan 1 meninggal dunia. Ia menyebutkan jika Kecamatan Ngemplak dan Ngaglik menjadi daerah paling banyak terjadi kecelakaan dengan masing-masing 6 kasus laka lantas.
Pelayanan kesehatan memang menjadi menjadi salah satu layanan umum di Sleman yang tetap tersedia selama masa cuti lebaran. Dwi menerangkan pelayanan kesehatan tetap dilakukan selama 24 jam selama libur tersebut.
“Sudah diinstruksikan semua puskesmas siap siaga 24 jam,” ujarnya, Selasa (4/6/2017).
Hanya saja, memang tidak ada posko kesehatan yang didirikan di pinggir jalan khusus untuk pemudik. Pasalnya sudah banyak tenaga kesehatan lain maupun relawan yang menyediakan sehingga pelayanan puskesmas disediakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cal Crutchlow comeback di MotoGP Italia 2026 gantikan Zarco cedera, LCR Honda hadapi krisis jelang Mugello.
Dinkes Gunungkidul gencarkan Aksi Bergizi di sekolah untuk cegah anemia dan stunting pada remaja putri.
MU bangkit di bawah Carrick usai pemecatan mahal Amorim, finis 3 besar Liga Inggris dan kembali ke Liga Champions.
Motor matic tiba-tiba mati di jalan bisa disebabkan banyak faktor. Kenali penyebab dan cara mengatasinya agar berkendara lebih aman.
Simak 5 kebiasaan kecil yang diam-diam bikin uang cepat habis, mulai dari pesan makanan online hingga cicilan digital.