KECELAKAAN LAUT : Hingga Tengah Tahun, Ada 35 Kasus Laka Laut di Pantai Selatan

Irwan A Syambudi
Irwan A Syambudi Jum'at, 07 Juli 2017 00:20 WIB
KECELAKAAN LAUT : Hingga Tengah Tahun, Ada 35 Kasus Laka Laut di Pantai Selatan

SEDEKAH LAUT PANTAI BARON Sejumlah nelayan bersama warga pesisir pantai Baron menggunakan kapal untuk membawa beragam sesaji yang ditempatkan dalam tandu berbentuk miniatur rumah joglo ke tengah lautan berjarak 2 Mil dari bibir pantai dalam upacara tradisi Sedekah Laut di Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul, DI. Yogyakarta, Kamis (29/08/2013). Sedekah laut yang menjadi tradisi jelang musim panen besar ikan itu menjadi wujud rasa syukur para nelayan atas kelimpahan tangkapan ikan dan keselamatan selama mengar

Kecelakaan (laka) laut di Gunungkidul masih terus terjadi, hingga dalam setengah tahun ini telahah terdapat 37 korban laka laut.

 

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kecelakaan (laka) laut di Gunungkidul masih terus terjadi, hingga dalam setengah tahun ini telahah terdapat 37 korban laka laut. Kebanyakan korban laka laut merupakan wisatawan yang sedang berlibur dan mandi di laut.

Koordinator Search and Rescue (SAR) Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Wilayah II Gunungkidul, Marjono mengatakan hingga Juli 2017 terdapat 37 korban laka laut dalam 35 kejadian. Banyaknya korban laka laut karena banyak wisatawan berkunjung ke kawasan pantai.

Sementara banyak dari wisatwan tak mengindahkan seruan petugas, untuk berhati-hati ketika mandi di laut. Khususnya untuk larangan tidak mandi atau bermain di sekitar area palung.

"Kebanyakan pengunjung susah dibilangin, kalau diatur enggak mau. Terutama anak-anak muda yang berlibur, mereka biasanya bermain air di bibir pantai," ungkapnya, Rabu (6/7/2017) kemarin.

Namun larangan mandi di laut terutama di area sekitar palung, menurut Marjono bukan berarti pihaknya melarang wisatawan bermain air. Melainkan pihaknya ingin agar wisatawan bermain air laut di lokasi yang aman, tidak bermain air di area palung.

Untuk mengantisipasi laka laut, pihak SAR Gunungkidul sebenarnya sudah memasang papan informasi termasuk tanda di sekitar area palung. Tapi papan tersebut masih kerap tak digubris wisatawan. "Sudah, kami sudah memasang rambu-rambu. Seperti papan informasi dan tanda peringatan di area palung," jelasnya.

Sementara sebanyak 87 personil SAR Gunungkidul tiap Hari Sabtu dan Minggu diterjunkan. Mereka disiagakan di sejumlah titik-titik pantai di Gunungkidul yang banyak dikunjungi wisatawan. Dengan upaya ini, diharapkan angka laka laut bisa ditekan.

Jumlah laka laut di Gunungkidul tahun 2016 juga tergolong tinggi. Berdasarkan catatan SAR Gunungkidul, sepanjang tahun lalu ada 118 korban dalam 78 kejadian. Sebanyak 3 orang dinyatakan meninggal, dan 1 korban dinyatakan hilang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis