Kehidupan Seni Malioboro Digairahkan Lagi lewat Nol Koma #1
Komunitas Malioboro Classical menghadirkan acara bertajuk 0, Nol Koma #1 untuk menggairahkan lagi kehidupan seni di Malioboro.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, bicara mengenai wisata daerah di acara syawalan di Bangsal Sewokoprojo, Kecamatan Wonosari, Kamis (13/7). (JIBI/Harian Jogja/Irwan A. Syambudi)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Gubernur DIY Sri Sultan HB X meminta ruang-ruang yang berada di pantai tetap menjadi milik publik dalam pengembangan objek wisata pantai di Gunungkidul.
Wisatawan yang datang ke pantai mesti mendapatkan ruang publik yang nyaman. Jangan sampai wisatawan malah terganggu dengan semakin banyaknya bangunan yang didirkan para pedagang.
“Jangan dibangun rumah makan. Ruang-ruang seperti itu di 100 meter sampai 150 meter dari pantai harusnya kosong. Pantai itu adalah milik publik, jangan sampai dikuasai pedagang,” ungkapnya dalam acara syawalan di Bangsal Sewokoprojo, Kecamatan Wonosari, Kamis (13/7).
Sultan mencatat sampai saat ini masih banyak pedagang yang nekat berjualan dan tetap bertahan di area bibir pantai meskipun kerap terjadi air pasang. Adanya sejumlah bangunan apat mengganggu kenyaman wisatawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komunitas Malioboro Classical menghadirkan acara bertajuk 0, Nol Koma #1 untuk menggairahkan lagi kehidupan seni di Malioboro.
Mario Aji menempati posisi ke-26 FP2 Moto2 Jepang 2026. Izan Guevara tercepat dengan waktu 1 menit 46,950 detik.
Harga emas Pegadaian hari ini 3 Oktober 2026 masih stabil. Cek harga Antam, UBS, Galeri 24 dan buyback semua ukuran.
Jadwal Asian Games 2026 hari ini, Indonesia tampil di final sepak takraw dan padel serta masih punya peluang medali dari panjat tebing.
Kenali 6 tanda ban kendaraan harus diganti, mulai TWI, retakan, benjolan, tekanan angin hingga getaran saat berkendara.
ChatGPT kini punya fitur virtual try-on untuk melihat pakaian pada foto pengguna. Simak cara pakai dan batasannya sebelum membeli.