Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tembus Rp242 Miliar
Sejumlah warga mengamati puing-puing bangunan yang hangus akibat kebakaran di sebuah rumah milik warga Dusun Secang, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pengasih, Kulonprogo, Selasa (18/7/2017). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)
Bencana kebakaran terjadi di sebuah rumah milik warga Dusun Secang, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pengasih, Kulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO-Bencana kebakaran terjadi di sebuah rumah milik warga Dusun Secang, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pengasih, Kulonprogo, Selasa (18/7/2017). Jumlah kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp7,5 juta.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Seorang saksi bernama Rasidi kaget karena melihat ada asap hitam yang mengepul dari rumah tetangganya saat hendak mencari rumput di sawah.
Dia sempat berteriak untuk memberi tahu pemilik rumah tapi tidak ada respon apapun. Menyadari rumah tersebut dalam kondisi kosong, Rasidi lalu berlari mendekat dan mematikan sambungan listrik pada meteran listrik.
Rasidi pun segera mencari bantuan dari tetangga lainya untuk memadamkan api. Para warga kemudian bersama-sama menyiramkan air pada titik kebakaran dengan peralatan seadanya. “Apinya mati setelah ramai-ramai disiram air oleh warga. Kalau penyebabnya, saya enggak tahu,” kata Rasidi.
Saat kejadian, Sarjinem si pemilik rumah mengaku sedang pergi mencari rumput. Dia pun panik ketika dicari saudaranya dan mendapat kabar jika rumahnya kebakaran.
Dia sendiri sudah tidak melihat kobaran api ketika sampai di rumah karena telah berhasil dipadamkan para tetangga. “Mungkin konsleting listrik. Bukan karena kompor gas karena letaknya [elpiji] di dapur,” ujar Sarjinem.
Meski berhasil dipadamkan, api terlanjur menghanguskan ruang keluarga dan segala perabot di dalamnya, seperti lemari dan televisi. Sebagian genting pada bagian atap rumah juga berjatuhan.
“Baju, perhiasan [emas] tujuh gram, uang sekitar Rp3,5 juta, apa-apa ditaruh dalam lemari di situ,” ucap Sarjinem.
Sementara itu, KSPK Polsek Pengasih, Aiptu Kuswantoro mengatakan, api telah padam saat petugas di lokasi kejadian. Sebenarnya, petugas pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kulonprogo juga berusaha menuju lokasi. Namun, armada mereka tidak bisa mendekat ke rumah korban karena kondisi medan yang sulit dijangkau.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, Kuswantoro mengungkapkan, kebakaran diduga terjadi akibat konsleting listrik. Rumah itu diketahui menggunakan sambungan listrik secara liar sehingga memang rawan konsleting. Sedangkan kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp7,5 juta.
“Listriknya cuma nyambung dan terlalu jauh, sekitar 100 meter. Mungkin aliran listriknya lalu konsleting karena kabel-kabel yang tidak memenuhi syarat,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dokter mengingatkan risiko konsumsi daging kurban berlebihan saat Idul Adha. Simak batas aman dan tips sehat agar terhindar hipertensi dan kolesterol.
Nilai TKA SD dan SMP 2026 resmi dibuka mulai pukul 13.00 WIB. Berikut cara cek hasil TKA di tka.kemendikdasmen.go.id.
UPNVY menerima 2.955 mahasiswa SNBT 2026. Teknik Kimia, Teknik Pertambangan, dan Ilmu Komunikasi jadi prodi paling ketat.
Bocoran Samsung Galaxy S26 FE muncul dengan desain mirip Galaxy S26, tiga kamera vertikal, dukungan Qi2, dan chipset Exynos 2500.
Sultan HB X dorong Raperda perfilman dan karst untuk lindungi budaya dan lingkungan Jogja secara berkelanjutan.