OLIMPIADE FISIKA INTERNASIONAL : Pelaksanaan Diundur Gara-Gara Ini

Sunartono
Sunartono Rabu, 19 Juli 2017 10:22 WIB
OLIMPIADE FISIKA INTERNASIONAL : Pelaksanaan Diundur Gara-Gara Ini

Ratusan peserta keluar dari area ruangan perlombaan dalam ajang IPHO 2017 di Sportorium UMY, Selasa (18/7/2017). Mereka meninggalkan venue perlombaan karena adanya penundaan. (Sunartono/JIBI/Harian Jogja)

Olimpiade Fisika Internasional digelar di Jogja tetapi terbentur masalah

Harianjogja.com, BANTUL - Perhelatan Olimpiade Fisika Internasional atau International Physics Olimpiad (IPHO) 2017 yang digelar di Jogja tak luput dari kendala. Ratusan peserta menunggu sekitar lima jam, namun panitia terpaksa menunda pada pelaksanaan hari pertama karena soal ujian belum siap. Peserta dari 86 negara pun meninggalkan venue kompetisi Sportorium UMY, Jalan Lingkar Barat Tamantirto, Kasihan, Bantul setelah mendapat penjelasan penundaan, Selasa (18/7/2017).

Baca Juga :http://m.harianjogja.com/2017/07/19/peserta-menunggu-5-jam-akhirnya-olimpiade-fisika-internasional-ditunda-834898"> Peserta Menunggu 5 Jam, Akhirnya Olimpiade Fisika Internasional Ditunda

Juri IPHO 2017 Pekik Nurwantoro mengakui pelaksanaan diundur dan akan dilaksanakan pada Rabu (19/7/2017). Namun pihaknya tidak mengetahui secara pasti penyebabnya.

"Ya, memang diundur, ada kendala teknis, detailnya bukan kapasitas saya, karena saya juri," ungkap pria yang juga Dosen FMIPA UGM ini saat ditemui di dalam area Sportorium UMY, Selasa (18/7/2017).

Saat dimintai konfirmasi terkait penundaan itu, Kepala Sub Direktorat Peserta Didik Direktorat Pembinaan SMA Ditjen Dikdasmen Kemendikbud Suharlan mengatakan, penundaan itu disebabkan soal dari olimpiade tersebut. Pada Senin (17/7/2017) malam sudah dilakukan pembahasan soal dengan melibatkan seluruh negara yang terjadi perdebatan hingga sampai Selasa (18/7/2017) pukul 05.00 WIB pagi. Setelah itu soal harus digandakan sesuai jumlah peserta. Soal tersebut secara detail berkaitan dengan ujian eksperimen dan teori.

"Memang pembahasan soal itu sampai jam lima pagi tadi, jadi memang terjadi perdebatan soal. Kan soal itu dibahas disetujui semua negara, jadi ya pembahasannya sampai jam lima pagi [05.00 WIB]. Terus disamping itu soal harus digandakan. Penggandaan karena penggandaan cukup banyak dalam waktu sekian itu butuh waktu," ungkapnya melalui sambungan telepon.

Suharlan menegaskan, penundaan itu merupakan hal yang wajar dalam setiap olimpiade. Karena harus ada kesepakatan terkait soal yang akan diujikan.

"Biasa sih sebenarnya. Pembahasannya sampai jam 5 pagi, butuh waktu untuk. Dan itu hal semacam ini biasa. Kuncinya hanya ujian eksperimen dan teori. Sedangkan yang lain masalah, tambahan kegiatan [tour] itu lain-lain," ungkapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online