Tak Ada Baris-Berbaris dalam Kegiatan Pengenalan Sekolah
JIBI/Solopos/Septian Ade Mahendra Sejumlah siswa SMA Batik 2 berlatih baris berbaris di Halaman Stadion Manahan Solo, Kamis (13/3). Latihan tersebut sebagai persiapan untuk mengikuti lomba Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Cup pada 13 April 2014 mendatang.
Sekolah tidak menerapkan Latihan Baris Berbaris selama masa orientasi
Harianjogja.com, BANTUL--Sesuai dengan instruksi Kementerian Pendidikan Pusat, sekolah tidak menerapkan Latihan Baris Berbaris selama masa orientasi yang saat ini bernama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk menghindari praktik perpeloncoan.
Di SMAN 1 Pajangan misalnya, pelaksanaan MPLS diisi dengan sosialisasi di dalam kelas, perkenalan sekolah dan mengunjungi museum. Wakil Kepala SMAN 1 Pajangan, Heri Supartono mengaku MPLS yang berlangsung selama tiga hari hingga Rabu (19/7/2017) mendatang tidak diisi dengan program baris berbaris.
"Dari 160 siswa baru seluruhnya daftar ulang. Adapun materi yang disampaikan seperti materi adiwiyata karena sekolah ini sekolah adiwiyata, materi lain seperti penguatan pendidikan karakter dan budaya, tata tertib sekolah dan sebagainya," ujarnya.
Lain halnya dengan SMAN 3 Bantul. Kepala Sekolah SMAN 3 Bantul, Endang Hardjanto menyebut kegiatan MPLS di sekolahnya diisi dengan aneka kegiatan seperti sosialisasi soal gang, narkoba, tata tertib dan peraturan lalu lintas dan sebagainya. 192 siswa baru juga akan diajak mengunjungi Museum Gunung Merapi.
"Dalam acara MPLS, siswa tidak diperbolehkan membawa hal hal yang aneh-aneh seperti perpeloncoan," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share