Warga Jogja Ditantang Berani Gundul
PT Angkasa Pura I mengerahkan alat berat untuk membersihkan lahan yang bakal dipakai sebagai lokasi groundbreaking pembangunan Yogyakarta International Airport (NYIA) di wilayah Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kulonprogo. (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)
Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertarung) Kabupaten Kulonprogo berusaha melakukan pendataan dan pemetaan tanah desa
Harianjogja.com, KULONPROGO-Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertarung) Kabupaten Kulonprogo berusaha melakukan pendataan dan pemetaan tanah desa sejak Maret lalu. Langkah itu diharapkan dapat meningkatkan keakuratan database pertanahan.
Kepala Seksi Data dan Informasi Dispertarung Kulonprogo, Harliyana mengatakan, pendataan dan pemetaan menyasar 87 desa dan satu kelurahan di 12 kecamatan. Tanah desa yang dimaksud antara lain tanah kas desa, tanah lungguh, tanah pengarem-arem. "Metode yang digunakan adalah turun langsung ke desa dan dilaksanakan bersama pamong desa setempat," ujar Harliyana, Selasa (18/7/2017).
Harliyana memaparkan, pihaknya berupaya memperkuat database pertanahan, khususnya dalam format data spasial. Selain untuk meningkatkan kualitas database pertanahan secara umum, penguatan database spasial pertanahan juga disiapkan untuk mewujudkan sistem informasi pertanahan yang lebih lengkap dan akurat.
Hingga pertengahan Juli ini, tim telah berhasil melakukan pendataan dan pemetaan terhadap 38 desa. Desa-desa yang sudah didatangi petugas itu tersebar di wilayah Kecamatan Samigaluh, Kalibawang, Girimulyo, Nanggulan, Sentolo, Kokap, dan Lendah.
"Saat ini kegiatan sedang dan akan terus dilaksanakan sampai mencapai seluruh desa dan kelurahan di Kulonprogo," kata Harliyana.
Sebelumnya, Sekretaris Dispertarung Kulonprogo, Aris Nugroho mengungkapkan, instansinya juga disibukkan dengan program Pendataan Tanah Sistematik Lengkap (PTSL). Hal itu mengingatkan banyaknya bidang tanah yang belum bersertifikat di Kulonprogo. “Masih ada 23.243 bidang tanah yang belum bersertifikat,” ucap Aris.
PTSL bertujuan meningkatkan kualitas data pertanahan, mengurangi potensi konflik dan sengketa, meningkatkan nilai tanah, serta mempermudah akses permodalan masyarakat melalui jaminan kredit perbankan.
Tahun 2017 ini, Kulonprogo ditargetkan menyelesaikan PTSL pada 5.400 bidang tanah dengan didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Aris juga mengaku mendapatkan informasi mengenai rencana penambahan bantuan dari APBN perubahan yang bisa dialokasikan untuk 10.000 bidang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tesla memastikan Roadster 2.0 diproduksi di Giga Texas, tetapi jadwal peluncurannya kembali memicu keraguan publik.
BTS dominasi AMA 2026 dengan tiga piala, sementara Taylor Swift pulang tanpa penghargaan di malam penuh kejutan Las Vegas.
Polisi membongkar sindikat curanmor lintas pulau dari Jogja ke Sumatera, empat motor diamankan di Pelabuhan Bakauheni.
Bojan Hodak resmi mundur dari kursi pelatih Persib Bandung usai hattrick juara Liga Indonesia. Igor Tolic ditunjuk sebagai pengganti.
Lima wakil Indonesia langsung gugur di hari pertama Singapore Open 2026 termasuk Rehan/Gloria dan Putri KW.