Sedikitnya 120 pelaku usaha mikro kecil menengah mengikuti pameran produk dan pelatihan di Kampung Mataraman di Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Bantul, Sabtu (22/7/2017). (JIBI/Harian Jogja/Rheysnayu Cyntara)
Ada sedikitnya 120 UMKM yang turut serta dalam pameran di Kampung Mataraman
Harianjogja.com, BANTUL—Sejumlah pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di DIY memilih menggelar pameran di perkampungan, bukan di pusat-pusat perbelanjaan seperti pada umumnya. Ada sedikitnya 120 UMKM yang turut serta dalam pameran di Kampung Mataraman di Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon.
Public Relation Kelompok Belajar (Kejar) UMKM DIY, Agung Hartanto, mengungkapkan lokasi Mataraman dipilih karena sebenarnya UMKM memang bermula dari usaha-usaha kecil yang dimulai dari rumah di desa-desa sehingga jiwa UMKM sebenarnya memang berada di desa.
Lagipula, pertumbuhan UMKM memang akan paling berpengaruh pada meningkatnya gairah ekonomi di perdesaan. Sudah saatnya ada sinergi yang kuat antara pemerintah desa dan UMKM memajukan sektor ekonomi. “Kami [Kejar] berniat mengembalikan UMKM ke desa,” ucapnya, Sabtu (22/7/2017).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tags: