PKS Bantul Beri Penghargaan Ibu Inspiratif di Hari Ibu 2025
PKS Bantul memberikan penghargaan kepada ibu-ibu inspiratif dan tangguh dalam rangka peringatan Hari Ibu 2025.
JIBI/Harian Jogja/dokumen
Dolanan anak yang dipamerkan di antaranya gamparan, gangsingan, jamuran dan permainan ular tangga
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DIY menggelar sejumlah kegiatan yang melibatkan sekitar 500 anak usia taman kanak-kanak dan sekolah dasar se-DIY. Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN).
Salah satu kegiatannya adalah pameran dolanan anak di Auditorium Grhatama Pustaka, Janti, Banguntapan, Bantul, Rabu (26/7/2017). Dolanan anak yang dipamerkan di antaranya gamparan, gangsingan, jamuran, jaranan, egrang, gapyaklayangan, dakon, bekelan, engklek, dan permainan ular tangga.
Selain itu, ada pengenalan reptil, mewarnai gerabah dan flanel. “Pameran dolanan anak untuk mengingatkan permainan anak di masa lalu,” kata Kepala BPAD DIY, Budi Wibowo, Rabu.
Di bagian lobi depan Grhatama Pustaka juga digelar kegiatan pentas seni, paduan suara, tari rebana, tari kembang melati, tari india, lomba dongeng, angklung, piano dan sulap. Sehari sebelumnya, kegiatan serupa juga digelar di Rumah Belajar Modern (RBM) di Jalan Imogiri Barat Bantul.
Budi mengatakan setiap tahun Hari Anak Nasional diperingati dengan kegiatan-kegiatan yang menunjang ke arah membangkitkan minat baca anak-anak. Ia berharap minat anak untuk membaca semakin tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Samsung menjadi produsen smartphone terbesar dunia pada kuartal I-2026 dengan produksi 62,6 juta unit. Apple membuntuti di posisi kedua, sementara industri.
Padukuhan Banyu di Semin, Gunungkidul, masih menghadapi kesulitan air bersih saat kemarau. Nama yang berarti air menyimpan kisah sejarah dan legenda.
Harga Pertamax naik membuat sebagian pemilik kendaraan melirik Pertalite. Simak risiko penggunaan BBM RON 90 pada kendaraan yang direkomendasikan memakai RON 92
Provinsi Jawa Tengah kembali mendapatkan apresiasi dari Kementerian Kesehatan terkait capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di wilayahnya.
Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter dan Pertamax Green 95 menjadi Rp17.000 per liter mendapat sorotan media asing dari Singapura dan Malaysia.