PEMBUBARAN ORMAS : Rektor UGM Sesalkan Dosen Terlibat HTI

Sunartono
Sunartono Rabu, 26 Juli 2017 22:22 WIB
PEMBUBARAN ORMAS : Rektor UGM Sesalkan Dosen Terlibat HTI

Dokumentasi kegiatan Hisbut Tahrir Indonesia (HTI) di Kota Semarang. (Hisbut-tahrir.or.id)-

Pembubaran ormas, UGM mendukung keputusan tersebut dan mendekati dosen yang terlibat HTI

Harianjogja.com, SLEMAN - Universitas Gadjah Mada (UGM) akan menggunakan cara persuasif akademis dalam menangani keterlibatan sejumlah dosen dalam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Dalam waktu dekat ini, sejumlah nama dosen yang terlibat akan dipanggil untuk diberikan pengarahan.

Rektor UGM Panut Mulyono menyesalkan keterlibatan dosen UGM dalam organisasi HTI. Hal itu tak lain karena organisasi tersebut sebelumnya tidak dilarang sehingga memungkinkan ada yang bergabung.

"Kok bisa dosen kita mengikuti organisasi yang akhirnya kok menjadi organisasi terlarang, mengapa? Iya pasti menyesalkan, kok bisa dosen UGM yang notabenenya kampus mempunyai jati diri universitas pancasila, pusat kebudayaan, kebangsaan," terangnya saat dihubungi melalui ponselnya, Rabu (26/7/2017) petang.

Menurutnya, sejumlah dosen yang terlibat organisasi tersebut mengaku tidak merasa bertentangan dengan pancasila. Pengakuan itu bukan disampaikan secara langsung, namun pihaknya sendiri melakukan pengamatan dari tulisan serta dakwah yang dilakukan dosen tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online