Kronologi Skandal Orang Hilang di Pulau Jeju, Polisi Ditahan dan Petinggi Dicopot
Skandal orang hilang di Jeju mencuat setelah polisi diduga memalsukan laporan. Seorang petugas ditahan dan empat perwira senior dicopot.
Dokumentasi kegiatan Hisbut Tahrir Indonesia (HTI) di Kota Semarang. (Hisbut-tahrir.or.id)-
Pembubaran ormas, UGM mendukung keputusan tersebut dan mendekati dosen yang terlibat HTI
Harianjogja.com, SLEMAN - Universitas Gadjah Mada (UGM) akan menggunakan cara persuasif akademis dalam menangani keterlibatan sejumlah dosen dalam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Dalam waktu dekat ini, sejumlah nama dosen yang terlibat akan dipanggil untuk diberikan pengarahan.
Rektor UGM Panut Mulyono menyesalkan keterlibatan dosen UGM dalam organisasi HTI. Hal itu tak lain karena organisasi tersebut sebelumnya tidak dilarang sehingga memungkinkan ada yang bergabung.
"Kok bisa dosen kita mengikuti organisasi yang akhirnya kok menjadi organisasi terlarang, mengapa? Iya pasti menyesalkan, kok bisa dosen UGM yang notabenenya kampus mempunyai jati diri universitas pancasila, pusat kebudayaan, kebangsaan," terangnya saat dihubungi melalui ponselnya, Rabu (26/7/2017) petang.
Menurutnya, sejumlah dosen yang terlibat organisasi tersebut mengaku tidak merasa bertentangan dengan pancasila. Pengakuan itu bukan disampaikan secara langsung, namun pihaknya sendiri melakukan pengamatan dari tulisan serta dakwah yang dilakukan dosen tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Skandal orang hilang di Jeju mencuat setelah polisi diduga memalsukan laporan. Seorang petugas ditahan dan empat perwira senior dicopot.
KA Malabar tertemper truk di Klaten, Kamis (27/8/2026). Sejumlah perjalanan KA Daop 6 Jogja terdampak keterlambatan hingga 289 menit.
Lebih dari 400 WNA masuk daftar 579 wisatawan hilang akibat banjir bandang Nepal. India, AS, Australia hingga Jepang terdampak.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp81.800 per kg. Simak daftar lengkap harga pangan nasional berdasarkan PIHPS hari ini, Kamis 27 Agustus 2026.
Demo 27 Agustus di Kompleks DPR dikawal ketat. Water cannon, kendaraan lapis baja, dan 18.504 personel disiagakan.
Banjir bandang Nepal-Tibet menewaskan sedikitnya 160 orang dan menyebabkan ratusan orang hilang. Simak kronologi dan dugaan pemicunya.