Toko Berjejaring Terus Berkembang, Ritel Lokal Ini Perluas Pasar
Bisnis ritel berjejaring di DIY terus berkembang, bahkan jaringan lokal pun semakin memperkuat dan memperluas pasarnya.
Ilustrasi jalan tol (JIBI/Solopos/Dok.)
Tol Bawen-Jogja terus dikaji
Harianjogja.com, JOGJA -- Pemerintah pastikan pembangunan tol di DIY sepanjang 8-10 kilometer. Jalan tol itu merupakan bagian dari proyek besar pemerintah pusat terkait pembangunan jalan tol Jogja-Bawen sepanjang 71,5 kilometer. Hingga kini pihak pemerintah pusat bersama pemerintah DIY masih terus melakukan kajian terkait hal tersebut.
Baca Juga : http://m.harianjogja.com/?p=843185">DIY Bakal Dilewati 10 Kilometer Jalan Tol Bawen - Jogja
Anggota Tim Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas Pembangunan DIY Rani Sjamsinarsi menjelaskan pemerintah DIY pada dasarnya tidak pernah menolak dibangunnya jalan tol tersebut. Bagaimanapun, masyarakat DIY nantinya tetap akan membutuhkan jalan tersebut, terutama bagi masyarakat yang hendak menuju ke Semarang.
Hanya saja, persoalannya kini adalah sejauh mana keberadaan jalan tol itu mempengaruhi lingkungan sosial ekonomi di wilayah sekitarnya.
Oleh karena itulah, pihaknya berpesan kepada pemerintah pusat agar benar-benar mengkaji secara cermat terlebih dulu, khususnya terkait pemilihan rute dan bentuk jalan yang akan dibangun.
Pada prinsipnya, pihaknya mensyaratkan agar pembangunan jalan tol itu tidak terlalu banyak memakan lahan. Selain itu pihaknya juga menyarankan agar lokasi jalan tol tidak tepat di tengah-tengah wilayah DIY.
"Bayangkan saja jika DIY dibelah oleh jalan tol. Warga yang ada di utara jalan jelas akan terpisah oleh warga yang ada di selatan jalan," tegasnya, Selasa (15/8/2017).
Atas dasar itu, dalam pertemuan dengan pihak Deputi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Menko Perekonomian tersebut, Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X sempat melontarkan wacana pemanfaatan Selokan Mataram sebagai lokasi alternatif dibangunnya jalan tol.
"Usul itu [pemanfaatan selokan mataram] sebenarnya cukup solutif. Tentu saja, titik selokan mataram yang dipilih bukan yang ada di tengah kota," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar UMY Susilo Nur Aji menilai desil DTSEN bukan label mutlak kesejahteraan dan perlu dievaluasi sesuai dinamika ekonomi keluarga.
Kondur Gangsa 2026 digelar malam ini di Keraton Jogja. Simak titik pengalihan arus lalu lintas dan jam pemberlakuannya.
Tradisi Siraman Panjang Keraton Kasepuhan Cirebon kembali digelar. Warga antusias berebut air bekas cucian pusaka yang dipercaya membawa berkah.
Video pencopotan logo Bank Mandiri di gedung Jakarta viral di tengah polemik rekening Mas Botok yang mendapat sorotan publik.
Nezar Patria menyoroti tantangan AI dalam peradilan, terutama autentikasi bukti digital, sekaligus manfaatnya membantu administrasi kasus.