PERTANIAN GARAM DIY : Akhir Tahun Produksi Dimulai

Irwan A Syambudi
Irwan A Syambudi Jum'at, 18 Agustus 2017 12:22 WIB
PERTANIAN GARAM DIY : Akhir Tahun Produksi Dimulai

Priyo Subiyo merapikan terpal penutup meja kristalisasi

Pertanian garam DIY sebagai proyek percontohan dipersiapkan

Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah DIY pastikan kesiapan dana untuk pengembangan proyek percontohan produksi garam di Gunungkidul.

Baca Juga : http://m.harianjogja.com/?p=843884">PERTANIAN GARAM DIY : Rp800 Juta Siap Dikucurkan Pemerintah

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY Sigit Sapto Raharjo mengaku, selambat-lambatnya akhir bulan ini, proposal pengajuan kepada Gubernur DIY tersebut sudah bisa diusulkannya. Setelah diusulkan dan kemudian diverifikasi, ia menargetkan produksi garam di Gunungkidul sudah bisa dilakukan mulai akhir tahun ini.

Dijelaskan mantan Kepala Penanggung Jawab Sementara Bupati Bantul itu, lokasi yang akan dijadikan percontohan nantinya ada di dua titik yang berbeda. Selain Pantai Sepanjang, lokasi lainnya ada di Pantai Nguyahan, Desa Kanirogo, Kecamatan Saptosari.

Untuk kedua titik itu, pihaknya siap mengusulkan permohonan anggaran hingga Rp800 juta. Dana itu nantinya akan diserahkan sepenuhnya kepada kelompok petani pengelola, baik kewenangan maupun pengawasannya.

“Masyarakat nanti yang akan membelanjakannya. Kami [pemerintah] hanya mengawasi saja,” katanya kepada Harianjogja.com, Jumat (17/8/2017).

Sembari menunggu hasil proyek percontohan itu, pihaknya pun sudah menyiapkan beberapa titik lain yang juga bisa dikembangkan sebagai titik produksi. Setidaknya, sudah ada dua titik yang menjadi incaran pemerintah, yakni Pantai Samas Bantul, dan Pantai Bugel Kulonprogo.

"Tapi kami masih fokus pada dua pantai di Gunungkidul dulu," tegasnya.

Terkait hal itu, Ketua Kelompok Petani Garam Pantai Sepanjang Winarto sebelumnya mengaku siap menyambut tantangan pemerintah untuk mengembangkan produksi garam di Gunungkidul. Ia berharap agar budidaya ini dapat memberikan manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami siap untuk mengembangan. Mudah-mudahan berhasil,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis