Bukannya Memperkuat, Sejumlah Kebijakan Pemerintah Pusat Justru Dinilai Melemahkan Desa
Undang-Undang (UU) Desa dinilai belum mampu menghantarkan masyarakat desa menjadi sejahtera dan bermartabat.
Dua remaja yang masih di bawah umur babak belur dihajar massa
Harianjogja.com, BANTUL- Dua remaja yang masih di bawah umur babak belur dihajar massa setelah menodong salah seorang warga di Banguntapan menggunakan senjata tajam.
Dua remaja berinsial DV, 15 dan RS, 16 warga Kota Jogja itu dihajar massa warga setelah ketahuan menodong warga di warung burjo jalan Monumen Perjuangan, Wirokerten, Banguntapan Bantul, Selasa (22/8/2017) jelang Rabu (23/8/2017) dinihari.
Beruntung, nyawa keduanya selamat setelah petugas datang menghentikan amukan massa. Menurut keterangan korban penodongan Imam Hidayat, 54, kedua anak di bawah umur itu berboncengan naik sepeda motor.
Keduanya berhenti kemudian salah satunya mendekati korban sambil menodongkan pisau belati meminta sejumlah uang. Karena diancam dibunuh, korban menyerahkan uang senilai Rp150.000 kepada remaja tersebut. Merasa uang yang diberikan kurang, keduanya meminta lagi uang tambahan hingga totalnya senilai Rp364.000.
“Setelah mendapatkan uang tersebut kedua pelaku langsung tancap gas namun kemudian dikejar oleh warga dan dimassa hingga babak belur,” kata Kapolsek Banguntapan Kompol Suharno seperti dilansir tribratanewsbantul.com, Kamis (24/8/2017).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Undang-Undang (UU) Desa dinilai belum mampu menghantarkan masyarakat desa menjadi sejahtera dan bermartabat.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
11 manfaat beras kencur untuk kesehatan, mulai dari menambah nafsu makan, menjaga stamina, hingga membantu tidur lebih nyenyak.
Sekawan Limo 2 Gunung Klawih tembus 212 ribu penonton di hari pertama, catat rekor box office Indonesia 2026.
Ngecas mobil listrik semalaman aman berkat BMS, bahkan lebih baik untuk baterai dibanding fast charging menurut studi Geotab.
Pelatih Malaysia Nafuzi Zain soroti kekuatan Timnas Indonesia di Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027 yang disebut sangat ketat.