IDULADHA 2017 : Berkurban Untuk Kulonprogo, Warga Singapura Syaratkan Ini untuk Petugas

Uli Febriarni
Uli Febriarni Kamis, 31 Agustus 2017 19:21 WIB
IDULADHA 2017 : Berkurban Untuk Kulonprogo, Warga Singapura Syaratkan Ini untuk Petugas

Espos/Triyono KANDANG DOMBA--Warga Desa Paluhombo Kecamatan Bendosari bergotong-royong membuat kandang domba, Selasa (9/8/2011). Warga direkrut dalam pelaksanaan proyek padat karya di desa setempat.

Iduladha 2017, warga Singapura ikut berkurban

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Sebanyak 1.200 ekor domba dikurbankan pemilik sebuah peternakan di Singapura, "Rajendra Farm" untuk dibagi-bagikan kepada warga Kulonprogo.

Baca Juga : http://m.harianjogja.com/?p=847578">IDULADHA 2017 : Wow, Ribuan Warga Singapura Berkurban Untuk Kulonprogo

Pemilik Rajendra Farm, Heri Kurniawan menuturkan ada sejumlah ketentuan ketat yang disyaratkan pihak Singapura. Antara lain, hewan kurban tidak boleh diseret ataupun dilecut saat didatangkan pihak peternak pada H-1 Iduladha ke penampungan sementara. Ruang penyembelihan dan pemotongan tidak diperkenankan untuk dimasuki sembarang orang, kecuali petugas.

“Petugas wajib menggunakan sepatu boots, sarung tangan, celana panjang, bermasker. Setelah disembelih, bagian kepala, kaki, dan jeroan domba harus dimusnahkan, tidak boleh dikonsumsi, ini sudah amanah mereka,” kata Heri, Rabu (30/8/2017).

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kulonprogo, Arief Prastowo mengungkapkan, komunitas muslim di Singapura hanya sekitar 17 persen dan ada ketentuan pembatasan jumlah penyembelihan hewan. Pemerintah Kabupaten Kulonprogo dan Jalaluddin Travel and Services belum lama ini, juga menandatangani nota kesepahaman bersama, terkait kerjasama untuk penyaluran dana bantuan dan ibadah dari warga muslim Singapura.

"Nantinya kerjasama tidak hanya terkait kurban, melainkan juga bentuk ibadah lain. Misalnya bantuan untuk pondok pesantren, pembangunan masjid, dan lain sebagainya," tuturnya.

Disinggung soal 1.200 ekor hewan kurban bantuan dari warga Singapura, ia menyatakan distribusi hewan kurban diperkirakan memakan waktu tiga hari. Hewan kurban sebelumnya juga diperiksa kesehatannya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis