Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Ramai Seusai Banjir
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Puluhan orang dari beberapa organisasi masyarakat berkumpul aksi peduli dan galang dana untuk Rohingnya di Myanmar
Harianjogja.com, JOGJA— Puluhan orang dari beberapa organisasi masyarakat berkumpul aksi peduli dan galang dana untuk Rohingnya di Myanmar yang saat ini sedang mengalami krisis kemanusiaan, di Titik Nol Kilometer, Kota Jogja, Kamis (7/9/2017).
Aksi tersebut diadakan oleh IKADI (Ikatan Da'i Indonesia), MRI (Masyarakat Relawan Indonesia), ACT (Aksi Cepat Tanggap) dan RZ (Rumah Zakat) Yogyakarta tergabung dengan Aliansi Mahasiswa- Masyarakat Untuk Kemanusiaan (AMMUK-DIY). Mereka berkumpul dan berdiri sembari membawa spanduk bernada dan galang dana dukungan untuk etnis Rohingnya di Myanmar, di Titik Nol KM.
Menurut Abdulloh Sunono, Koordinatur Aksi, peristiwa di Rohingya sekarang bukanlah masalah agama dan konflik horizontal. "Namun adalah peristiwa pembantaian masyarakat sipil atau etnis cleansing, dimana mereka tidak punya hak atas kehidupan," katanya, di sela aksi.
Ia menegaskan peristiwa di Rohingya sebagai krisis di luar kemanusiaan, oleh karenanya ia menyerukan agar pemerintah Indonesia untuk tetap konsisten memberikan bantuan kepada masyarakat yang tertindas di Rohingya.
Aksi ini, lanjutnya, hanya sebagai pembukaan untuk memberikan solidaritas masyarakat Rohingya. Ia mengakui peristiwa di Rohingya semakin terjadi, namun aksi solidaritas juga tidak berhenti.
“Kita akan mengerahkan lebih banyak lagi masyarakat untuk memberikan solidaritas kepada Rohingya, cukup kita seorang manusia yang bisa memberikan perhatian kepada etnis Rohingya,” Ujarnya.
Bagus Suryanto, perwakilan Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengharap bahwa dari Yogyakarta ini bisa muncul banyak kepedulian untuk dukungan Rohingya di Myanmar.
“Untuk hari ini, Kami mengajak kepada seluruh masyarakat Jogja untuk bisa partisipasi dan peduli, berwujud dengan bantuan dana, bantuan doa dan apa-apapun untuk saudara kita yang ada di Rohingya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Gempa magnitudo 6,7 mengguncang Palu. Sejumlah bangunan rusak, Jembatan Palu III ditutup sementara, namun tidak berpotensi tsunami.
Cuaca panas ekstrem meningkatkan risiko heat stroke pada anak. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kesalahan yang harus dihindari.
Libur sekolah 2026 diprediksi mendongkrak kunjungan wisatawan ke Jogja. Sebanyak 12 destinasi wisata dipantau untuk menjamin keamanan dan kenyamanan.
DPR minta polisi tindak tegas judi berkedok arena anak di Jakarta. 60 orang diamankan, puluhan mesin disita.
Dokter ungkap bahaya merokok sesekali. Risiko jantung, kanker hingga kecanduan tetap mengintai meski jarang merokok.