Bantul Bidik 26.009 Anak Non Sekolah untuk Imunisasi MR

Rheisnayu Cyntara
Rheisnayu Cyntara Minggu, 10 September 2017 11:20 WIB
Bantul Bidik 26.009 Anak Non Sekolah untuk Imunisasi MR

Menteri Kesehatan melihat proses imunisasi Measles Rubella di Madrasah Tsanawiyah Negeri 10, Jl. Damai, Sleman, Selasa (1/8/2017). Pemerintah berkomitmen untuk menghilangkan penularan dan populasi virus campak dan rubella di tahun 2020 serta mengkampanyekan pemberian imunisasi tersebut pada anak usia sembilan bulan sampai usia di bawah 15 tahun, untuk menekan kejadian kasus campak (measles) dan rubella. (Gigih.M. Hanafi/JIBI/Harian Jogja)

Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul membidik sebanyak 26.009 anak usia non sekolah untuk diberi imunisasi Measless Rubella (MR) pada September ini.

 
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul membidik sebanyak 26.009 anak usia non sekolah untuk diberi imunisasi Measless Rubella (MR) pada September ini. Imunisasi ini dilakukan di seluruh Posyandu yang jumlahnya sekitar 1300 unit.

DIY tak lagi memberlakukan imunisasi di tingkat Posyandu, hal ini sengaja dilakukan untuk mencapai target nasional yaitu eliminasi campak dan pengendalian rubella pada 2020 nanti.

Padahal sebenarnya di DIY, seluruh imunisasi langsung dilakukan di Puskesmas menimbang aksesnya yang mudah dan jaraknya yang terjangkau.

Meskipun masih ditemukan penolakan imunisasi MR, Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Bantul, Pramudi menyatakan optimis target 95% di akhir September akan tercapai.

Apalagi nantinya akan dilakukan evaluasi dan kunjungan langsung dengan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PISPK). "[Penolakan] Tidak akan berpengaruh pada cakupan imunisasi MR," ucapnya pada Jumat (8/9/2017).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online