56.000 Peserta BPJS Diaktifkan Lagi, Pemkab Gunungkidul Tambah Anggaran
Gunungkidul menambah anggaran BPJS Kesehatan Rp5,5 miliar menjadi Rp47,5 miliar setelah reaktivasi peserta PBI.
Ilustrasi pekerja proyek (JIBI/Dok)
Perbankan Gunungkidul, BDG akan memiliki gedung baru
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Daerah Gunungkidul tahun ini membangun gedung baru senilai Rp12,5 miliar. Rencananya gedung yang berada di depan Pasar Argosari dibuat dengan bertingkat tiga lantai.
Direktur BDG Suci Sulistyowati mengatakan, pembangunan gedung baru merupakan upaya dari BDG untuk meningkatkan pelayanan. Sebab, dengan gedung baru maka area yang dimiliki lebih luas sehingga kenyamanan kepada nasabah dapat diberikan.
Menurut dia, hingga sekarang proses pembangunan belum dimulai karena masih di tahap lelang. Proses ini dilakukan untuk mencari rekanan yang akan mengerjakan proyek tersebut. “Sudah masuk ke Unit Layanan Pengadaan [ULP] dan harapnnya di akhir bulan ini proses lelang sudah selesai sehingga pengerjaan bisa langsung dilakukan,” kata Suci kepada wartawan, Jumat (15/9/2017).
Suci menjelaskan, pembangunan gedung baru tiga lantai BDG mengalokasikan anggaran sebesar Rp12,5 miliar. Rencananya pembangunan akan dilakukan hingga 2018 mendatang. Untuk tahun ini, pembangunan menyasar 40% dari total pembangunan yang akan dijalankan. “Memang dua tahun, dan untuk tahun ini pengerjaan hanya sebagian saja. Sisanya akan diselesaikan di tahun depan,” ujarnya.
Ditambahkannya, meski ada proyek pembangunan gedung baru, hal ini tidak akan mengganggu proses pelayanan di BDG. “Untuk sementara kita pindah kantor di Jalan Ksatriyan, Wonosari hingga pembangunan gedung selesai. jadi semua pelayanan di kami tidak ada masalah dan tetap berjalan,” ungkapnya.
Anggota DPRD Gunungkidul dari Fraksi Handayani Anton Supriyadi tidak mempermasalahkan rencana pembangunan gedung milik BDG. Diharapkan dengan pembangunan tersebut dapat meningkatkan pelayanan yang dimiliki bank pelat merah ini. “Konsekuensinya pelayanan harus dapat ditingkatkan,” katanya.
Anton pun berharap agar pengawasan terus dilakukan sehingga pengerjaan dapat selesai tepat waktu. “Ini tidak hanya berlaku untuk BDG, tapi juga instansi pemerintah lainnya. Agar dapat berjalan sesuai dengan target, maka pengerjaan harus dilakukan pengawasan dengan seksama. Saya yakin kalau itu dilakukan maka hasilnya juga akan maksimal,” tutur Politisi Nasdem ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul menambah anggaran BPJS Kesehatan Rp5,5 miliar menjadi Rp47,5 miliar setelah reaktivasi peserta PBI.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 26 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.