Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti memberikan plakat peresmian dimulainya pembangunan prototipe SPAH Segoro Amarto (Istimewa)
Inovasi warga Bangirejo untuk memanfaatkan air hujan
Harianjogja.com, JOGJA -- Menghadapi musim penghujan, warga Kampung Bangirejo, Kelurahan Karangwaru, Kecamatan Tegalrejo, warga mempersiapkan diri. Mereka mulai membuat Sumur Pembuangan Air Hujan (SPAH). Namun sumur yang dibuat warga ini bukan sekadar penampung air hujan. Lebih dari itu sumur yang didesain warga ini menampung air hujan sekaligus mengalirkan ke dalam sumur warga untuk ketersediaan air bersih konsumsi.
Ide warga ini pun mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Jogja bahkan akan menjadi percontohan untuk diterapkan di beberapa wilayah lainnya.
“Pak Wali Kota Jogja tertarik dengan ide kami sehingga sumur ini kami namakan SPAH Segoro Amarto,” ujar Herman Setiawan, warga Bangirejo, saat ditemui media ini di kediamannya, Senin (18/9/2017).
SPAH Segoro Amarto ini hanya memanfaatkan sebagian SPAH yang dibuat oleh Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja. Warga kemudian menambah sumur disamping SPAH, lalu sumur dengan kedalaman 2,5 meter itu pun ditambah lagi dengan sumur bor dengan pipa diameter enam dan kedalaman delapan meter.
Harapannya genangan air hujan yang tertampung di SPAH tidak terbuang begitu saja, melainkan kembali ditampung dalam sumur, selanjutnya masuk dalam tanah melalui pipa delapan meter.
“Air yang masuk ke dalam tanah dipastikan sudah tersaring melalui dua bak kontrol material lumpur, sehingga saat saat masuk sumur bor air sudah bersih,” ujar Setiawan.
Setiawan mencoba ide warga tersebut hingga akhirnya secara swadaya warga sepakat untuk membuat sumur serupa setidaknya di 105 titik di wilayah RW 10-12. Wilayah tersebut yang selama ini langganan terjadi genangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
BNI meluncurkan wondrZ, tabungan anak dan remaja untuk belajar menabung dan mengelola keuangan dengan pendampingan orang tua.
Harga BBM 23 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun menjadi Rp15.950, sementara Pertalite tetap Rp10.000 per liter.
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 M di NTT. Sebanyak 19.006 rumah rusak berat dan data masih diverifikasi.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Minggu (23/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Sri Widiastuti, nasabah BPR Syariah Dharma Kuwera, memenangkan Mitsubishi Xpander setelah konsisten menabung sejak 2022.