Wajah Baru Malioboro Segera Terwujud

I Ketut Sawitra Mustika
I Ketut Sawitra Mustika Selasa, 24 Oktober 2017 16:40 WIB
Wajah Baru Malioboro Segera Terwujud

JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Sejumlah becak melaju di jalur cepat jalan Malioboro, Yogyakarta, Minggu (02/11/2014). Becak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dilarang melintas di jalur cepat, denda Rp100 ribu atau kurungan 15 hari menjadi sanksi atas pelanggaran tersebut. Namun, hingga saat ini masih banyak pengemudi becak tidak mengindahkan larangan tersebut.

Revitalisasi pedestrian Malioboro sudah mencapai tahap akhir.

Harianjogja.com, JOGJA-- Pembangunan Jalur Semi Pedestrian Malioboro Tahap II kini telah mencapai tahap akhir. Pemda DIY melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM), optimistis proyek bisa selesai awal November atau sesuai target.

Kepala Seksi Pembangunan Sarana Prasarana Cipta Karya DPUP-ESDM DIY, Arief Azazie Zain mengatakan, pengerjaan Revitalisasi Semi Pedestrian Malioboro tahap II sudah mencapai tahap akhir. Menurutnya, saat ini para pekerja tinggal memasang street furniture saja.

Karena tinggal memasang street furniture saja, Arief optimistis proyek bisa selesai seperti yang ditargetkan yakni awal November. “Saya optimis. [Karena] tinggal masang street furniture seperti kursi. Masang kursi juga rutin. Mereka sampai lembur masangnya malam-malam,” jelasnya ketika ditemui di kantornya, Senin (23/10/2017).

Namun, ia mengatakan sampai saat ini memang belum semua kursi selesai dikerjakan. Pasalnya kursi harus dirakit terlebih dahulu, karena dua material utamanya berasal dari dua tempat yang berbeda. Untuk kayu jati berasal dari Juwana Pati, sedangkan cor penyangga dari Klaten. Menurutnya kalau semua komponen sudah tersedia, kursi akan dilangsung dipasang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online