Hyundai Stargazer Siap Mengaspal di Jogja
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Pengunjung menikmati susana senja di pantai Parangtrtis, Kretek, Bantul, Minggu (26/8). Sejak kemarin siang pantai ini tercemar oleh butiran hitam sebesar pasir, bersifat seperti minyak dan lengket. Pengunjung mengeluhkan menempelnya butiran itu pada tubuh membuat badan teras lengket pasca mereka mandi di pantai tersebut.
Ia menilai Dana Keistimewaan yang ada cukup besar untuk mengembangkan wisata lebih baik lagi
Harianjogja.com, BANTUL-Kawasan Pantai Selatan khususnya Parangtritis yang masuk wacana pengembangan wisata malam oleh Dinas Pariwisata, dinilai harus sesuai Peraturan Daerah yang ada.
Anggota komisi B DPRD Bantul Suradal mengatakan, pengembangan wisata malam kawasan Parangtritis harus sesuai dengan aturan yang ada. "Pada dasarnya asal sesuai aturan yang ada saja, karena kita memiliki aturan-aturan yang telah disepakati dan harus ada kontribusi pemasukan ke daerah, karena selama ini tidak ada," kata Suradal yang di hubungi Harian Jogja via telepon Selasa (24/10/2017).
Ia mengungkapkan, alangkah baiknya jika wisata malam tersebut dikemas dengan penampilan budaya atau semacamnya. "Kita cari tempat yang strategis di kawasan itu untuk buat panggung hiburan. Bisa kita ambil contoh di GWK Bali yang setiap harinya ada penampilan," kata dia.
Suradal juga melihat dua potensi besar di kawasan Parangtritis, yaitu terkait wisata alam dan wisata religius yang ada disini. Namun, ia menyayangkan pengelolaan belum optimal. "Sebisa mungkin dikondisikan senyaman mungkin, sampah-sampah masih banyak yang terlihat berserakan, parkir juga belum tertata dengan baik," ujar dia.
Ia menilai Dana Keistimewaan yang ada cukup besar untuk mengembangkan wisata lebih baik lagi. Dia mengharapkan dana tersebut bisa dikelola dengan baik, terlebih kawasan di selatan akan menjadi kawasan yang potensi wisatawannya tinggi setelah adanya bandara.
Suradal berharap, konsep pengembangan wisata malam harus benar-benar matang, karena ia melihat saat ini konsep masih belum matang. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kwintarto Heru Prabowo mengatakan, penataan kawasan wisata di Selatan akan dilakukan bertahap serta wacana terkait wisata malam yang tidak bertentangan dengan aturan masih akan dikonsep tahun mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.
Kemenkes mengingatkan cara aman menyimpan dan mengolah daging kurban agar terhindar dari bakteri dan penyakit zoonosis saat Iduladha.