Studi Global Ungkap Lonjakan Gangguan Mental pada Remaja
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Pesepak bola Sumatera Utara Iryanto Wandik (Biru) berebut bola dengan pesepak bola DIY (hijau) pada laga semifinal Piala Soeratin U-15 2017 di Stadion Sultan Agung Bantul, Kamis (26/10/2017) sore. DIY gagal melaju ke final setelah kalah dengan skor 3-1 dari Sumatera Utara. (Jumali/JIBI/Harian Jogja)
Tim sepak bola DIY gagal melaju ke final pada Piala Soeratin U-15 2017.
Harianjogja.com, BANTUL --Keinginan tim sepak bola putra DIY melaju ke final harus pupus, setelah ditekuk oleh Sumatra Utara (Sumut) dengan skor 1-3 pada babak semifinal Piala Soeratin U-15 2017 di Stadion Sultan Agung Bantul, Kamis (26/10/2017) sore.
Tiga gol Sumut dicetak oleh M Fajar Fathur Rahman menit ke-7, David Maulana menit 26 dan Iryanto Wandik menit ke-47.Sedangkan sebiji gol DIY dicetak oleh Bagus Khairil Anwar menit ke-9.
Atas hasil ini, tim DIY harus melakoni pertandingan perebutan posisi ketiga, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, sore ini. Mereka akan melawan tim yang kalah dalam laga antara Jawa Barat melawan Banten.
Tampil dihadapan publik sendiri, DIY justru dikejutkan dengan gol cepat yang dicetak oleh M Fajar Fathur Rahman menit ke-7. Pemain bernomor punggung 30 ini berhasil menjebol gawang Sadam Bani Sumantri usai menyisir dari sisi kanan gawang. Skor 1-0 untuk Sumatera Utara.
Tertinggal donasi gol, membuat DIY tampil menekan. Dua menit usai ketinggalan satu gol, DIY berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Bagus Khairil Anwar. Pemain bernomor punggung 6 ini berhasil lepas dari jebakan offside dan menjebol gawang dari Raja Khatulistiwa. Kedudukan 1-1, sendiri tidak bertahan lama.
Sumut yang tampil menekan kembali unggul kedudukan menjadi 2-1, setelah David Maulana melesakkan bola ke gawang DIY pada menit ke-26. Kedudukan 2-1 sendiri bertahan hingga akhir babak pertama.
Memasuki babak kedua, DIY mencoba tampil menekan. Akan tetapi perbedaan materi pemain membuat, Sumut kembali unggul pada menit ke-47. Kali ini, giliran Iryanto Wandik yang menyarangkan bola ke gawang Sadam Bani Sumantri. Kedudukan 3-1 bertahan hingga akhir babak kedua.
Seusai pertandingan pelatih Sumut, Syafei Pili mengungkapkan secara permainan sejatinya DIY mampu mengimbangi permainan anak asuhnya. "Hanya saja, kami mampu mengkonversikan peluang menjadi gol. Selanjutnya pada babak final, kami masih menunggu siapa nanti lawan kami. Namun, kami siap siapa pun tim yang lolos, baik itu Jawa Barat ataupun Banten nantinya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Pasangan pengantin di Bekasi rugi Rp85,5 juta usai diduga menjadi korban penipuan wedding organizer yang kabur jelang resepsi pernikahan.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Antrean penyeberangan saat libur Iduladha 2026 diprediksi naik hingga 20%, terutama di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.
Berkendara sepeda motor di jalan raya sangat berbahaya apabila pengendara belum cukup mengetahui ilmu dan teknik berkendara.
Eks Wamenaker Immanuel Noel Ebenezer Gerungan dijadwalkan membacakan pleidoi kasus dugaan pemerasan sertifikat K3 di PN Jakpus.