Gerakan Ekstrem Seperti Penyakit
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Ilustrasi kanker paru-paru (Medicalnewstoday.com)
Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menerima dana bagi hasil (DBH) cukai hasil tembakau (CHT) sebanyak Rp19,9 miliar
Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menggunakan dana bagi hasil (DBH) cukai hasil tembakau (CHT) yang diterima sebesar Rp5,9 miliar untuk kegiatan bisang kesehatan.
Kepala Seksi Perimbangan Keuangan DPPKA DIY, Novita Pravianti merinci, tahun 2016, DBH CHT yang diterima Pemda DIY semuanya dialokasikan untuk kesehatan. Dalam hal ini Rumah Sakit Paru Respira.
RSP Respira mendapatkan jatah sebanyak Rp6,4 miliar untuk menangani penyakit-penyakit karena rokok. Hal ini karena dana tahun sebelumnya masih sisa dan dengan demikian sisanya ditumpuk dengan uang tahun 2016.
Tak hanya Pemda DIY yang menggelontorkan semua DBH CHT untuk kesehatan, Kota Jogja dan Kulonprogo melakukan hal yang sama. Sementara Bantul mengganggarkan Rp3,2 miliar untuk kesehatan, sisanya untuk keperluan peningkatan kualitas tembakau dan industri rokok.
Sedangkan Gunungkidul menganggarkan Rp800 juta untuk kesehatan dan Rp60 juta untuk sosialiasi dampak rokok, sisanya tentu untuk keperluan peningkatan produksi tembakau.
Sedangkan Sleman, katanya, paling banyak mengaanggarkan untuk peningkatan kualitas tembakau dan pembinaan tenaga terampil di industry rokok. Untuk kesehatan ia tak merinci berapa.
Novita juga mengatakan pihaknya sudah memiliki data untuk alokasi DBH CHT untuk tahun 2017, tapi angkanya tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Pada tahun itu DIY mendapatkan jatah DBH CHT sebanyak Rp19,7 miliar. Rinciannya juga tak jauh berbeda.
Terkait rencana Kementerian Keuangan yang akan menaikkan cukai rokok sebesar 10,04% per 1 Januari 2018, Ia menyambut baik hal tersebut karena kemungkinan DIY akan mendapatkan tambahan suntikan dana.
“DBH CHT nominalnya memang tidak banyak, tapi lumayan lah untuk membantu,” ucapnya ketika ditemui diruangannya, Rabu (1/11/2017).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Studi terbaru ungkap larangan orang tua pada teman anak bisa merusak persahabatan dan berdampak pada emosi.
Bareskrim Polri menggerebek THM New Zone Medan, 34 orang diamankan, sebagian positif narkoba. Kasus masih didalami.
Trump dikabarkan mempertimbangkan serangan baru ke Iran di tengah negosiasi diplomatik dan meningkatnya ketegangan Timur Tengah.
Prabowo menyebut Indonesia telah mencapai swasembada pangan di tengah gejolak global saat menghadiri panen raya udang di Kebumen.
Mini Museum PSS Sleman hadir di Stadion Maguwoharjo, menyajikan perjalanan 50 tahun Super Elja lewat koleksi bersejarah.