JNE Dukung Promosi Pariwisata Cilacap
Ilustrasi tenaga kerja Indonesia (TKI) sektor formal yang bakal ditempatkan di negara tujuan untuk mengisi lowongan kerja bidang kelautan, perhotelan, pertanian, pertambangan dan jasa. (JIBI/Solopos/Antara/Nyoman Budhiana)
17 hotel jadi lokasi magang para peserta pelatihan.
Harianjogja.com, KULONPROGO-- Pemkab Kulonprogo bekerja sama dengan Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Jogja untuk menyelenggarakan pelatihan kerja bidang perhotelan. Pelatihan hotel sebagai antisipasi menghadapi keberadaan bandara baru Kulonprogo.
Kepala Bidang Pengembangan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Kulonprogo, Susilo mengatakan, jumlah peserta pelatihan mencapai 25 orang dan kebanyakan lulusan SMA/SMK. Mereka sebelumnya telah dibekali berbagai materi dan pengetahuan seputar perhotelan selama dua bulan di Balai Latihan Kerja (BLK) Kulonprogo.
Setelah jeda selama hampir dua pekan, mereka difasilitasi untuk memperdalam pemahaman terkait materi pelatihan melalui progam pemagangan selama tiga bulan di Jogja. “Lokasinya tersebar di 17 hotel. Pemagangan dimulai sejak kemarin Rabu (1/11/2017) sampai akhir Januari tahun depan,” kata Susilo, Kamis (2/11/2017).
Pelatihan kerja bidang perhotelan menjadi bagian upaya Pemkab Kulonprogo untuk menyiapkan masyarakat menghadapi kehadiran New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Temon. Megaproyek itu diyakini bakal mendorong percepatan pembagunan daerah sehingga berdampak besar bagi masyarakat Kulonprogo.
http://m.solopos.com/?p=859323">Baca Juga : Mimpi Hasto agar Kopi Menoreh Mejeng di Kafe Bandara NYIA
NYIA menjadi magnet bagi para investor, termasuk mereka yang bergerak di bidang perhotelan. Itulah mengapa Pemkab Kulonprogo merasa perlu meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal agar mampu memenuhi permintaan tenaga kerja bidang perhotelan di masa mendatang. Hal tersebut dilakukan dengan menggandeng beberapa pihak terkait, seperti IHGMA Jogja.
Susilo lalu berharap seluruh peserta nantinya bisa melaksanakan magang kerja dengan tekun, rajin, dan disiplin. Dengan begitu, mereka diharapkan benar-benar sudah siap saat harus terjun ke dunia kerja yang sesungguhnya. “Peluang kerja di bidang perhotelan diprediksi semakin membesar. Kami berusaha menyiapkan masyarakat untuk menghadapi peningkatan permintaan tenaga kerja berkompeten,” ujar Susilo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah kota besar Indonesia pada Minggu.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Ketua BPD Hipmi Jatim Ahmad Salim Assegaf membantah narasi mayoritas BPD Hipmi menolak pelaksanaan Munas XVIII Hipmi di Lampung.
Selain mempermudah mobilitas, kehadiran bus KSPN juga diarahkan untuk mendorong penggunaan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan di kawasan pariwisata
IHSG turun 8,35% sepanjang pekan 18-22 Mei 2026. Saham SMMA, SRAJ, CPIN, dan MYOR menjadi top leaders penahan pelemahan indeks.