Gerakan Ekstrem Seperti Penyakit
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Underpass Kentungan dianggarkan Rp50 miliar
Harianjogja.com, JOGJA-Pembangunan underpass Kentungan akan dilanjutkan Pemerintah Pusat. Jumlah dana yang dialokasikan diperkirakan mencapai puluhan miliar.
Kepala Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (Satker P2JN) DIY Deny Firmansyah mengatakan, kemungkinan dana yang diturunkan pusat mencapai Rp50 miliar. “Tapi saya belum berani mengatakan ada atau tidak dana segitu. Sekarang lagi proses,” ucap dia, Kamis (2/11/2017).
Dana tersebut, sudah termasuk dalam pembebasan lahan. Namun, ia mengatakan tidak ingat persis berapa luas lahan yang dibebaskan. Ia mengatakan, lantaran DED sudah selesai dikerjakan, langkah berikutnya yang akan dilakukan adalah menyusun dokumen perencanaan pembebasan lahan.
http://m.harianjogja.com/?p=865602">Baca juga : Underpass Kentungan Akan Selesai 2019
Hal itu, sambung Denny, kemungkinan baru bisa dilakukan pada awal 2018. Sementara, untuk pembangunan fisik ditargetkan bisa dikerjakan pada pertengahan tahun atau akhir tahun. Tergantung durasi pembebasan lahan.“Lama pengerjaan diperkirakan 15 bulan. Underpass akan dibuat di jalan nasional, dari barat ke timur. Diharapkan akhir tahun 2019 sudah selesai. Baru setelah itu dipikirkan yang di Gejayan,” ucap dia.
Sebelumnya, Anggota Tim Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas Pembangunan DIY, Rani Sjamsinarsi mengatakan, underpass Kentungan dan underpass Gejayan merupakan salah dua dari 17 program prioritas Pemerintah Daerah DIY. “Dua-duanya [underpass Kentungan dan Gejayan] program Pemerintah Pusat tapi tugas kami mempercepat komunikasi dengan pusat. Itu perlu kami kawal, karena underpass Kentungan dan Gejayan sangat dekat dengan lalu lintas kita,” kata Rani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Studi terbaru ungkap larangan orang tua pada teman anak bisa merusak persahabatan dan berdampak pada emosi.
Bareskrim Polri menggerebek THM New Zone Medan, 34 orang diamankan, sebagian positif narkoba. Kasus masih didalami.
Trump dikabarkan mempertimbangkan serangan baru ke Iran di tengah negosiasi diplomatik dan meningkatnya ketegangan Timur Tengah.
Prabowo menyebut Indonesia telah mencapai swasembada pangan di tengah gejolak global saat menghadiri panen raya udang di Kebumen.
Mini Museum PSS Sleman hadir di Stadion Maguwoharjo, menyajikan perjalanan 50 tahun Super Elja lewat koleksi bersejarah.